Atasi Kekeringan, BPBD Jabar Salurkan 4,2 Juta Liter Air Bersih-Alat Penjernih

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat terus mengintensifkan penanganan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah akibat fenomena El Nino. Selain menyalurkan jutaan liter air bersih, BPBD juga menyiapkan alat penjernih air bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh air layak pakai.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten AME, mengatakan, hingga saat ini sebanyak 4,2 juta liter air bersih telah didistribusikan ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan.

"Hari ini pun sudah terdistribusikan sekitar 4,2 juta liter," kata Teten.

Menurutnya, Kabupaten Bekasi menjadi wilayah dengan distribusi air bersih terbanyak, disusul Kabupaten Bogor.

"Yang paling banyak adalah Kabupaten Bekasi. Distribusi airnya sudah sampai 2,2 juta liter, kemudian Kabupaten Bogor sekitar 800 ribu liter," ujarnya.

Selain mengirimkan air bersih, BPBD juga meminjamkan tangki air kepada sejumlah pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat distribusi kepada masyarakat.

BPBD bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga membangun sumur-sumur baru sebagai upaya mengurangi dampak kekeringan yang diperkirakan masih akan berlangsung selama musim kemarau.

"Nah, kita juga menyalurkan dan membantu beberapa kabupaten kota dengan meminjamkan tangki-tangki air. Selain daripada itu juga kita mencoba melakukan dengan bantuan BNPB membuat sumur-sumur baru untuk mengantisipasi kekeringan," ujar Teten.

Penanganan kekeringan juga melibatkan berbagai pihak melalui kolaborasi dengan perusahaan daerah air minum (PDAM) maupun sektor swasta. Di Kabupaten Tasikmalaya, misalnya, distribusi air bersih banyak dibantu oleh PDAM, sementara di daerah lain sejumlah perusahaan ikut menyalurkan air melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

"Industri-industri yang kelebihan air biasanya membantu mendistribusikan air bersih ke masyarakat sekitarnya. Itu bagian daripada CSR yang dibangun oleh perusahaan dengan kami di pemerintah daerah," katanya.

Teten mengimbau masyarakat yang masih kesulitan memperoleh air bersih untuk segera melapor kepada BPBD atau pemerintah daerah setempat agar bantuan dapat segera disalurkan.

"Kalau memang ditemukan hal tersebut silakan laporkan ke kami," ujarnya.

Ia mengatakan BPBD juga telah mendistribusikan alat water sanitation (watsan) ke seluruh 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Alat tersebut dapat digunakan untuk menjernihkan air dari sungai maupun sumber air lainnya agar layak dimanfaatkan masyarakat.

"Di beberapa kabupaten kota kita sudah distribusikan ke 27 kabupaten kota alat watsan untuk melakukan penjernihan air supaya air tersebut layak digunakan," pungkasnya.

El Nino Segera Aktif

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan prediksi iklim 2026 dengan menyebut fenomena El Nino diperkirakan segera aktif dan berpotensi bertahan hingga awal 2027.

Kondisi tersebut diprediksi menyebabkan musim kemarau tahun ini berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal di sebagian besar wilayah Indonesia.

BMKG juga menjelaskan wilayah yang diperkirakan mengalami kemarau lebih awal, yaitu Aceh, sebagian Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, sebagian besar Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung bagian utara, sebagian besar Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta sejumlah wilayah di Papua.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI yang Relevan dengan Kebutuhan Pasar
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Zulhas Sebut 13 Ribu Dapur MBG Dibuka Bertahap, Prioritas Daerah Stunting Tinggi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
DPP AMPI Putuskan Rakernas III dan Rapimnas IV Digelar di Jakarta dalam Waktu Dekat
• 17 jam laludisway.id
thumb
AS Terjebak Perang Iran: Kala Superioritas Militer Tak Lagi Menjamin Kemenangan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Pemalang Jadi Kepala Daerah ke-5 di Jateng yang Kena OTT KPK pada 2026
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.