Pena Petrofin Awards 2026 Perkuat Kolaborasi Media dan Industri Energi, Hadirkan Narasi yang Menghubungkan Energi bagi Negeri

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Elnusa Petrofin (EPN), anak perusahaan PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, sukses menyelenggarakan Pena Petrofin Awards 2026, ajang apresiasi karya jurnalistik yang memasuki tahun penyelenggaraan kedua. Mengusung tema "Connecting Your Energy", program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 30 tahun perjalanan Elnusa Petrofin dalam menghadirkan distribusi energi yang andal sekaligus memperkuat sinergi strategis bersama insan pers sebagai mitra dalam membangun narasi energi yang informatif, berimbang, dan berdampak.
  Baca juga:   Elnusa Petrofin Hijaukan 23 Kota di Indonesia dengan Hutan Petrofin 
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang lebih banyak mengangkat kisah operasional distribusi energi, Pena Petrofin Awards 2026 hadir dengan perspektif yang lebih luas. Tema "Connecting Your Energy" merefleksikan bagaimana energi tidak hanya dipandang sebagai komoditas, tetapi sebagai penghubung kehidupan, penggerak roda perekonomian, fondasi pembangunan nasional, serta enabler bagi keberlanjutan Indonesia.
 
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik mengenai pentingnya sektor energi bagi kehidupan masyarakat.
 
"Selama tiga dekade, Elnusa Petrofin belajar bahwa di balik setiap distribusi energi terdapat ribuan cerita tentang dedikasi, inovasi, keselamatan, keberlanjutan, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Melalui Pena Petrofin Awards, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bersama insan pers untuk menyampaikan cerita-cerita tersebut secara objektif, berkualitas, dan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran energi dalam menghubungkan kehidupan masyarakat Indonesia."

Ia menambahkan bahwa kehadiran Pena Petrofin Awards bukan sekadar kompetisi jurnalistik, melainkan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan media sekaligus mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu memperkaya literasi publik mengenai sektor energi.
 
Sepanjang penyelenggaraan tahun 2026, antusiasme insan pers menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebanyak 262 karya jurnalistik dari media cetak, daring, serta televisi dan radio mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan longlist, shortlist, hingga proses penjurian mendalam terhadap 20 karya terbaik, akhirnya dipilih lima pemenang pada masing-masing kategori.
 
Proses penjurian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang berasal dari unsur regulator, asosiasi media, dan praktisi komunikasi korporat, yaitu Muhammad Jazuli (Ketua Bidang Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers), Ismoko Widjaya (Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Media Siber Indonesia/AMSI), serta Putiarsa Bagus Wibowo (Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin). Penilaian mengedepankan aspek kedalaman liputan, objektivitas, akurasi, kreativitas, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
 
Mengusung tema besar "Connecting Your Energy", karya-karya yang masuk pada tahun ini menggambarkan beragam perspektif mengenai sektor energi Indonesia. Mulai dari kisah perjuangan Awak Mobil Tangki (AMT) menembus wilayah terdampak bencana dan daerah 3T, implementasi prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), pengembangan energi hijau dan Net Zero Emission (NZE), hingga program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Keberagaman perspektif tersebut menunjukkan bahwa energi memiliki keterkaitan erat dengan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan nasional.
 
Hasil evaluasi terhadap karya-karya jurnalistik juga memperlihatkan bagaimana media di berbagai wilayah Indonesia memiliki sudut pandang yang khas dalam memotret sektor energi. Di wilayah Sumatra, misalnya, liputan banyak menyoroti ketangguhan distribusi energi saat menghadapi bencana. Sementara media di Jawa dan Bali lebih banyak mengangkat isu keberlanjutan, ESG, dan transisi energi. Di Kalimantan, perhatian media tertuju pada dampak operasional terhadap pemberdayaan masyarakat, sedangkan di Sulawesi serta Maluku-Papua berkembang narasi mengenai distribusi energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah terpencil.
 
Putiarsa juga menambahkan bahwa insight tersebut menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan dalam membangun komunikasi yang semakin relevan dengan karakteristik masing-masing wilayah.
 
"Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan perspektif yang membantu kami memahami bagaimana distribusi energi dipersepsikan oleh masyarakat di berbagai daerah. Insight tersebut menjadi masukan yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat."
 
Sebagai bagian dari perjalanan menuju tiga dekade pengabdian bagi negeri, Pena Petrofin Awards diharapkan terus berkembang sebagai wadah kolaborasi antara perusahaan dan insan pers dalam menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menginspirasi, membangun optimisme, serta memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya energi sebagai penggerak kehidupan dan pembangunan Indonesia.
 
Melalui semangat "Connecting Your Energy", Elnusa Petrofin berkomitmen untuk terus membangun ekosistem komunikasi yang kolaboratif bersama media, menghadirkan narasi yang kredibel dan berdampak, serta memperkuat sinergi dalam menghubungkan energi, masyarakat, dan masa depan Indonesia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Berpotensi Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengenal 5 Tipe Teman Lewat Istilah Gaul ala Gen Z
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
BMKG: El Nino Diprediksi Berlangsung Hingga Kuartal I 2027
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Jakarta Jemput Anak Putus Sekolah Lewat Program "Sekolah Kembali"
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Dasco Soroti Penumpukan Honorer: Tata Kelola Pengangkatan ASN Harus Dibenahi
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.