Jangan Berhenti Berjuang: Tadabur Surah Al-Insyirah Ayat 7–8

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ada saat ketika kita mengira selesainya satu urusan berarti tibalah waktu untuk berhenti. Setelah tugas dituntaskan, ujian dilewati, atau harapan tercapai, hati mudah merasa telah sampai. Padahal, selama hidup masih dianugerahkan Allah, selalu ada kebaikan lain yang dapat dikerjakan, amanah yang perlu ditunaikan, dan ruang batin yang harus kembali diisi dengan doa.

Satu pekerjaan boleh berakhir, tetapi pengabdian tidak. Satu kesulitan mungkin berlalu, tetapi perjalanan belum selesai. Bahkan setelah ikhtiar duniawi ditunaikan, manusia masih memerlukan saat untuk merendahkan diri, menghadap Allah, dan menyadari bahwa keberhasilan tidak hanya lahir dari kekuatan tangannya sendiri.

Baca Juga
  • Citroen Tampilkan Konsep Personalisasi e-C3 Bergaya Retro di GIIAS 2026
  • Citra Semakin Terpuruk, Israel Tak Lagi Bisa Bersembunyi di Balik Dalih-Dalih Lamanya
  • Ketika Satwa Dunia Terancam Punah, Harimau Nepal Justru Bertambah

Pada dua ayat terakhir Surah Al-Insyirah, Allah mengajarkan irama hidup yang indah: setelah selesai, bersungguh-sungguhlah kembali; setelah berusaha, arahkanlah harapan hanya kepada-Nya. Ayat ini bukan seruan agar manusia memaksakan diri tanpa istirahat, melainkan tuntunan agar waktu luang tidak berubah menjadi kelalaian dan keberhasilan tidak melahirkan kesombongan.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ 

.rec-desc {padding: 7px !important;} وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَبْ 

Fa iżā faragta fanṣab. Wa ilā rabbika fargab.

 

“Apabila engkau telah menyelesaikan suatu kebajikan, teruslah bersungguh-sungguh mengerjakan kebajikan berikutnya. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya engkau mengarahkan seluruh harapan.”

Terjemahan tersebut disajikan secara mengalir dari makna resmi Kementerian Agama: setelah suatu kebajikan selesai dikerjakan, manusia diminta meneruskan kerja keras dalam kebajikan lain dan menggantungkan harapan hanya kepada Allah.

Al-Insyirah tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas delapan ayat. Keseluruhan surah membawa penguatan kepada Nabi Muhammad SAW: Allah melapangkan dada beliau, meringankan beban, meninggikan sebutannya, dan menegaskan bahwa bersama kesulitan terdapat kemudahan. Setelah rangkaian penguatan tersebut, surah ditutup dengan arahan tentang bagaimana menjalani kehidupan setelah sebuah urusan selesai.

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ketika seseorang telah menyelesaikan urusan dan kesibukan dunianya, ia diperintahkan membulatkan tekad untuk beribadah. Ia bangkit menghadap Allah dengan penuh kesungguhan, mencurahkan hati, memurnikan niat, dan hanya berharap kepada-Nya.

Penjelasan tersebut penting karena ayat fa iżā faragta fanṣab terkadang hanya dipahami sebagai perintah untuk terus berpindah dari satu pekerjaan duniawi kepada pekerjaan berikutnya. Padahal, dalam uraian Ibnu Katsir, arah utamanya adalah perpindahan dari kesibukan dunia menuju kesungguhan menghadap Allah.

Setelah bekerja, berdagang, belajar, berdakwah, mengurus keluarga, atau menyelesaikan tanggung jawab sosial, manusia tidak dianjurkan mengisi seluruh waktu luangnya dengan kelalaian. Ketika kesibukan dunia mulai mereda, hati perlu dikembalikan kepada sumber kekuatannya: ibadah, doa, dan pengharapan kepada Allah.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Usut Oknum Stafnya Urus Perkara Lain Selain Bupati Pemalang
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Bakal Revitalisasi Stasiun Bogor dan Jakarta Kota
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Fauzan Nibras dan Putra Bagus Kini Jadi Incaran Pelatih Asing Usai Gemilang Bersama Timnas Voli Indonesia
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Episode Terakhir Lautan Cinta Tembus 3 Besar Rating, Jadi Sinetron Nomor 1 SCTV
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kenaikan Tukin TNI Bukan Sekadar Insentif, Kemhan Sebut Penghargaan atas Reformasi Birokrasi
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.