MRT Jakarta Pastikan Pedestrian Deck Dukuh Atas Dirancang Ramah Disabilitas

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - PT MRT Jakarta memastikan Pedestrian Deck Dukuh Atas dirancang agar dapat diakses seluruh kalangan, termasuk bagi pelanggan dengan disabilitas. Fasilitas yang disiapkan meliputi lift, eskalator, jalur landai (ramp), hingga ubin pemandu (tactile) bagi pelanggan dengan tunanetra.

Advisor Program Management Office Division MRT Jakarta, Agus Trihan mengatakan aspek aksesibilitas menjadi salah satu perhatian utama dalam perancangan proyek tersebut. Hal ini, mengingat pedestrian deck akan berada di ketinggian sehingga kemudahan akses harus dipastikan bagi seluruh pengguna.

Advertisement

“Kami sangat berkomitmen pada aksesibilitas difabel. Fasilitas yang disediakan mencakup lift, eskalator di setiap akses masuk, jalur landai (ramp), serta ubin pemandu (tactile) untuk tuna netra. Mengingat dek ini cukup tinggi, kami menyediakan eskalator penuh untuk kenyamanan semua orang,” kata Agus dalam rangkaian MRTJ Fellowship Program 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Selain ramah bagi difabel, MRT Jakarta juga menyiapkan integrasi pedestrian deck dengan gedung-gedung di sekitarnya. Agus menyebut komunikasi telah dilakukan dengan sejumlah pemilik gedung, seperti Landmark hingga Wisma BNI.

Saat ini, proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas telah memasuki tahap tender kontraktor. Agus berujar bahwa sebelumnya MRT Jakarta telah menyelesaikan penyusunan desain dasar (basic design) sebagai acuan pelaksanaan konstruksi.

“Jadi saat ini itu basic design sudah selesai. Sekarang kita lagi tender kontraktor dengan harapan mudah-mudahan di November bisa onboard kontraktornya. Targetnya mudah-mudahan beres di akhir 2027,” kata Agus.

Sementara itu, TOD Planning Department Head MRT Jakarta, Sagita Devi menjelaskan koordinasi dengan para pemilik aset di sekitar kawasan Dukuh Atas juga telah dilakukan sejak tahap awal penyusunan desain. Menurut dia, MRT Jakarta membuka peluang apabila gedung-gedung di sekitar kawasan ingin menyambungkan akses langsung ke pedestrian deck.

“Para pemilik aset menyambut baik dan kami membuka ruang diskusi jika mereka ingin menyambungkan akses gedung mereka secara langsung ke dek ini, baik melalui jembatan layang maupun koridor pedestrian tambahan,” kata Sagita.

MRT Jakarta juga telah mengkaji kapasitas parkir di gedung-gedung sekitar Dukuh Atas. Hasil kajian menunjukkan kapasitas yang tersedia dinilai masih memadai untuk mendukung aktivitas di kawasan tersebut.

“Kami juga telah mengkaji bahwa kapasitas parkir di gedung-gedung sekitar area Dukuh Atas sebenarnya sudah sangat memadai,” ujar Sagita.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga CPO Melemah, Tertekan Penurunan Minyak Nabati Pesaing
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Kejagung Respons soal Kematian Sumitro, Tolak Berkomentar
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Legislator PKB Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Menunjuk Usai Terpilih
• 5 jam laludetik.com
thumb
Meriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Pemprov Sumut Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Mulai 1 Agustus
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI, Pangkat Terendah jadi Rp2,5 Juta
• 14 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.