JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Kabinet Bayangan, Feri Amsari, mengatakan ia dan rekan-rekan satu kabinetnya akan melakukan checks and balances (pengawasan dan keseimbangan) terhadap kinerja Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi, Kabinet Bayangan dibentuk sejumlah akademisi dan aktivis dari berbagai kelompok masyarakat sipil yang terbiasa bersuara lantang.
Menurut Feri, Kabinet Bayangan akan "bertanding" dengan Kabinet Merah Putih dalam hal melogikakan gagasan, apakah sesuai dengan bangunan konstitusional dan prinsip negara hukum Indonesia.
"Kami sudah menjabarkan apa yang akan dilakukan oleh para menteri di Kabinet Bayangan dengan menjelaskan kira-kira counterpart-nya, kawan tandingnya di Kementerian Merah Putih siapa saja sehingga akan terbangun check and balances yang sudah tidak ada di dalam sistem presidensial kita," katanya dalam program Rosi KompasTV, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Prabowo Subianto Gelar Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan
Menurutnya, saat ini kondisi di pemerintahan sudah berupa koalisi tunggal, di mana lembaga legislatif dinilai tidak lagi menjadi pengawas kerja-kerja eksekutif.
Oleh karena itu, Kabinet Bayangan akan mengawasi program-program Kabinet Merah Putih, melihat kesesuaiannya dengan konstitusi, dan mengamati kematangan perencanaannya.
Feri menjelaskan, 15 tokoh yang terpilih mengisi formasi di Kabinet Bayangan akan mengawasi seluruh postur Kabinet Merah Putih.
"Jadi satu orang menteri di kami akan mengawasi bahkan 6 hingga 7 kementerian yang ada di Kabinet Merah Putih. Itu sebagai bentuk kritik bahwa membangun kabinet itu bisa kecil jika kemudian kita paham maksud kabinet," ucapnya.
Ia lantas membandingkan antara jumlah menteri dan wakil menteri di Indonesia dan negara lain.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- kabinet bayangan
- kabinet merah putih
- feri amsari
- politik
- checks and balances
- prabowo subianto





