Tolak Tawaran Timnas Italia, Ancelotti Tegaskan Komitmen Bersama Brasil

medcom.id
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, mengonfirmasi sempat menerima tawaran untuk menangani tim nasional Italia. Namun, pelatih asal Italia itu memilih menolak kesempatan tersebut karena ingin tetap memenuhi komitmennya bersama federasi sepak bola Brasil (CBF).
 
Ancelotti mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan dipengaruhi persoalan kontrak, melainkan karena ia merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap Brasil yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
 
Ancelotti mengatakan tetap ingin melanjutkan pekerjaannya bersama Selecao setelah mendapat sambutan hangat sejak pertama kali tiba di Brasil.
 
"Ini bukan masalah kontrak; bukan itu alasannya. Ini karena saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini, karena negara ini telah menyambut saya dengan sangat hangat selama tahun pertama ini," ujar Ancelotti kepada ESPN.
 

Baca Juga :

Eddie Howe Dikabarkan Tinggalkan Newcastle Usai Lima Tahun Bersama
 
 
"Saya ingin tetap di sini. Dan tentu saja saya berterima kasih kepada Federasi Sepak Bola Italia, tetapi saya ingin tetap di sini karena saya percaya itu adalah hal yang benar dan adil untuk tetap berada di negara yang telah menyambut saya dengan sangat hangat, di sebuah institusi yang telah memberi saya kesempatan untuk bekerja," lanjutnya.
 
Sebelumnya, mengutip laporan dari ESPN, direktur teknik Italia saat itu, Paolo Maldini, mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendekati Ancelotti untuk menjadi pelatih Gli Azzurri setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
 
Ancelotti diketahui telah menandatangani perpanjangan kontrak bersama CBF pada Mei lalu yang membuatnya tetap menangani Brasil hingga Piala Dunia 2030. Ia mulai melatih Brasil setelah mengakhiri masa baktinya bersama Real Madrid.
 
Meski demikian, perjalanan Ancelotti bersama Brasil belum berjalan sesuai harapan. Tim Samba tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Norwegia, yang menjadi pencapaian terburuk Brasil di ajang tersebut sejak 1990.
 

Baca Juga :

Bawa Trofi Europa League & Skuad Mewah, Aston Villa akan Sapa Penggemar di Jakarta!

Ancelotti mengakui hasil tersebut mengecewakan, tetapi ia optimistis Brasil mampu bangkit dengan mengandalkan regenerasi pemain.
 
"Hasil Piala Dunia tidak bagus; itu mengecewakan semua orang, dan kita semua sedih. Tetapi kita harus melihat kembali apa yang telah terjadi dengan satu mata dan melihat ke masa depan dengan mata yang lain, karena kelompok pemain berikutnya, negara ini memiliki pemain-pemain berbakat dan kita dapat membangun masa depan yang positif," katanya.
 
Mantan pelatih Real Madrid itu juga menilai sudah saatnya Brasil memasuki era baru dengan memberi kesempatan kepada generasi muda. Pernyataan tersebut muncul setelah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil, Neymar, menegaskan keputusannya pensiun dari tim nasional.
 
"Saya percaya bahwa, secara historis, satu generasi berakhir dan generasi lain harus menggantikannya; generasi baru itu harus lebih baik daripada yang sebelumnya. Ini adalah babak yang akan segera berakhir. Jelas, kita harus berterima kasih kepada mereka semua, dan saya sangat menyayangi mereka semua," pungkas Ancelotti.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jateng Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi, Total Capai Rp 4,96 T
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kemendagri Perluas Akses Beasiswa Luar Negeri, Bahtra Banong: Penguatan Kapasitas ASN Kunci Indonesia Emas 2045
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenag Menggelar Muharam Islamic Literacy Festival untuk Perkuat Budaya Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Detik-detik Power Bank WN China Terbakar di Pesawat, Batik Air Ungkap Penyebabnya
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Dino Patti Djalal Sebut Sudah Waktunya Indonesia Pimpin Aksi Iklim Global
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.