PHE Mencatat Produksi Migas 935 Ribu BOEPD pada Semester I 2026, Perkuat Produksi dan Cadangan Energi

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi minyak dan gas bumi (migas) hingga akhir semester I 2026 mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) yang terdiri atas produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Hermansyah Y Nasroen selaku Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi mengatakan, "Kinerja operasional hingga semester pertama 2026 merupakan hasil komitmen seluruh perwira PHE dalam menjalankan operasi hulu migas secara selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan."

Kinerja produksi tersebut didukung oleh pelaksanaan berbagai program pengembangan dan pemeliharaan sumur yang berjalan sesuai rencana selama periode Januari hingga Juni 2026.

Program Pengembangan dan Pemeliharaan Sumur

Selama semester I 2026, PHE berhasil menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi.

PHE juga melaksanakan 601 kegiatan workover.

Selain itu, perusahaan menjalankan 13.870 kegiatan well service.

Seluruh kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan aset hulu migas serta mempertahankan tingkat produksi migas.

Eksplorasi Tambah Cadangan Migas

Di bidang eksplorasi, PHE menyelesaikan pengeboran sembilan sumur eksplorasi hingga Juni 2026.

Perusahaan juga melaksanakan survei seismik 2D sepanjang 189 kilometer.

PHE turut menyelesaikan survei seismik 3D seluas 2.848 kilometer persegi.

Hasil eksplorasi tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen 2C sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE).

Kegiatan eksplorasi juga menambah cadangan terbukti P1 sebesar 24,9 MMBOE.

Hermansyah mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi PHE dalam menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus memperkuat ketahanan cadangan melalui kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan.

Ia menegaskan, "Kami terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi produksi dari aset eksisting dan pengembangan potensi sumber daya baru agar dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap ketahanan energi nasional."

Ke depan, PHE akan terus mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas melalui percepatan eksekusi program pengeboran, penerapan teknologi, dan peningkatan efisiensi operasi guna memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan dan negara.

Hermansyah menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target tahun 2026 dengan mengatakan, “Berbagai capaian yang diraih hingga pertengahan tahun ini menjadi fondasi yang baik untuk menyelesaikan program kerja tahun 2026. Kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif melalui eksekusi program yang disiplin, pengelolaan risiko yang baik, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menperin: Semua Teknologi Kendaraan Punya Peran Tekan Emisi
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kata Batik Air Soal Penumpang Pakai Power Bank di Kabin, Keluarkan Asap-Api
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Darije Kalezic enggan lewatkan kesempatan kembali latih PSM Makassar
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Mendagri Minta Kepala Daerah Kreatif Dongkrak PAD Tanpa Tambah Beban Masyarakat
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Targetkan Pembangunan Trans Sumatera Railway Sambung Bakauheni hingga Banda Aceh
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.