China akhirnya memberikan respons resmi terhadap tudingan yang menyebut pihaknya akan memasok persenjataan ke Iran. Hal itu menjadi sorotan karena sekutunya itu tengah berperang dengan Amerika Serikat (AS).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning membantah laporan yang mengklaim pihaknya akan melakukan kiriman hingga 400 peluncur rudal pertahanan udara portabel ke Iran. Menurutnya, informasi tersebut tidak memiliki dasar fakta dan bertentangan dengan sikap resmi dari Beijing.
Baca Juga: 'Kalau Anies Baswedan Diangkat Jadi Seskab Baru, Keadaan Prabowo Kemungkinan Bisa Berubah'
"China telah menjelaskan posisinya mengenai isu-isu terkait dalam berbagai kesempatan. Laporan tersebut tidak benar dan sama sekali tidak memiliki dasar fakta. China selalu berupaya mewujudkan perdamaian dan mengakhiri konflik," kata Mao Ning, dikutip Jumat (31/7/2026).
Sebelumnya, Iran dilaporkan akan segera menerima pengiriman hingga 400 peluncur rudal pertahanan udara portabel buatan China. Laporan itu muncul ketika memenasnya hubungan Washington dan Teheran.
Diketahui, Militer Amerika Serikat terus melancarkan serangan yang melemahkan berbagai infrastruktur pertahanan milik Iran. Isu dugaan pengiriman senjata tersebut dengan cepat menjadi perhatian internasional karena dinilai berpotensi memperbesar keterlibatan negara-negara besar dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri ikut memberikan tanggapan mengenai laporan tersebut. Ia mengaku akan merasa terkejut apabila laporan tersebut benar terjadi.
Menurutnya, Presiden China Xi Jinping sebelumnya telah memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan ikut terlibat dalam konflik dari Iran dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Elektabilitas Kalahkan Prabowo, Kini Tercium Bau Dedi Mulyadi Akan Berpaling ke Orang Dekat Jokowi
"Maksud saya, hal-hal seperti itu memang bisa saja terjadi, tetapi itu akan mengejutkan," ujar Trump.





