Telkomsel Gandeng China Telecom, Jajaki Teknologi AI, IoT, 5G untuk Industri

katadata.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

PT Telkomsel menjalin kerja sama dengan China Telecom Global Limited (CTG) untuk menjajaki pengembangan solusi digital terintegrasi bagi pelanggan enterprise dan berbagai sektor industri di Indonesia. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan akal imitasi (AI), Internet of Things (IoT), layanan berbasis information and communication technology (ICT), serta peluang penerapan jaringan 5G di berbagai industri.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai pada 25 Juni 2026.

Melalui kolaborasi itu, China Telecom Global Limited akan membawa solusi dan kapabilitas teknologinya untuk mendukung pengembangan solusi AI, IoT, serta layanan berbasis ICT. Kapabilitas ini akan dipadukan dengan jaringan, kanal penjualan, dan pemahaman Telkomsel terhadap kebutuhan pelanggan di Indonesia.

Telkomsel dan China Telecom Global Limited juga akan menjajaki peluang pengembangan solusi berbasis kartu SIM atau simcard untuk AI dan IoT, serta dukungan konektivitas 5G dan LTE bagi berbagai sektor industri.

Dalam siaran pers, Telkomsel menyebut kebutuhan konektivitas industri di Indonesia terus berkembang seiring karakteristik wilayah yang tersebar di lebih dari 17.000 pulau. Operasional bisnis di kawasan terpencil, kawasan industri, pelabuhan, hingga lokasi pertambangan membutuhkan konektivitas yang andal, aman, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat.

Menurut Telkomsel, kebutuhan itu kini bergeser dari sekadar cakupan jaringan menuju konektivitas berkinerja tinggi seperti 5G yang mendukung pemantauan secara real-time, otomasi, serta integrasi dengan teknologi AI, IoT, dan edge computing.

Pada implementasinya, perangkat IoT seperti sensor dan perangkat terhubung digunakan untuk mengumpulkan data dari lapangan, sementara AI mengolah data tersebut menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan dukungan konektivitas yang sesuai, teknologi itu dinilai dapat dimanfaatkan untuk pemantauan aset, mengantisipasi gangguan operasional, meningkatkan efisiensi proses, hingga memperkuat keselamatan kerja.

VP Enterprise Product Management and Development Telkomsel Kwok Wai Kiat mengatakan kerja sama dengan China Telecom Global Limited menjadi langkah perusahaan dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia.

"Bagi Telkomsel, transformasi digital adalah tentang menghadirkan teknologi dan menciptakan dampak yang bermakna bagi dunia usaha dan berbagai sektor industri di Indonesia," kata Wai Kiat dalam siaran pers.

"MoU dengan China Telecom Global Limited ini menjadi langkah penting bagi Telkomsel dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia," ia menambahkan.

Ia juga menyampaikan, sebagai mitra transformasi digital, Telkomsel berkomitmen membantu pelanggan enterprise mengadopsi inovasi yang mampu menjawab kebutuhan strategis maupun operasional.

Telkomsel juga memaparkan sejumlah implementasi teknologi 5G yang telah dikembangkan untuk sektor industri. Di sektor pertambangan, perusahaan menghadirkan layanan 5G underground smart mining bersama Freeport Indonesia untuk mendukung pemantauan dan operasi jarak jauh, meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, serta keselamatan pekerja.

Selain itu, Telkomsel mengembangkan private 5G untuk smart industrial park di Halmahera, smart manufacturing bersama Toyota Indonesia, serta smart factory bersama Pegaunihan Technology Indonesia.

Teknologi serupa juga diterapkan pada solusi smart warehousing dan smart port untuk membantu perusahaan memantau aset, mempercepat alur kerja, meningkatkan akurasi operasional, serta memperkuat keamanan di lapangan.

VP Carrier Business China Telecom Global Lu Faming mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi AI, IoT, dan ICT yang relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia.

"Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi China Telecom Global Limited di bidang AI, IoT, dan layanan ICT dengan pemahaman Telkomsel terhadap kebutuhan pasar, infrastruktur, dan pelanggan di Indonesia, kami berharap eksplorasi bersama ini dapat membuka ruang bagi solusi yang lebih relevan, aman, dan berdampak bagi transformasi digital di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan operasional," ujar Lu Faming.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pangan Kemasan Wajib Cantumkan Kandungan Gula, Garam, dan Lemak
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Rugikan Negara Rp15,6 Miliar, Tersangka Korupsi Jasindo Ditahan KPK
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Piala Presiden 2026: Persib Sempurna di Grup A, Balsa Sekulic Antar Maung Bandung Tundukkan Tampine Rovers
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Piala AFF 2026: Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Menang Lebih dari Tiga Gol Vs Timor Leste
• 16 jam lalubola.com
thumb
Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.