HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANGKOK – Pertandingan lanjutan Piala AFF 2026 antara Timnas Indonesia dan Timor Leste digelar di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026). Jelang laga, adu nilai pasar masing-masing skuad patut disimak.
Nilai skuad kedua tim memperlihatkan perbedaan yang mencolok. Indonesia unggul jauh dengan nilai pasar skuad mencapai Rp163,82 miliar, sementara Timor Leste hanya memiliki nilai pasar sebesar Rp14,08 miliar.
Perbedaan nilai pasar ini menjadi gambaran jelas kekuatan kedua tim. Justin Hubner, meski belum bergabung dalam skuad di turnamen ini, tercatat sebagai pemain termahal Indonesia dengan nilai pasar Rp17,38 miliar.
Sementara itu, pemain seperti Mitchell Baker yang sudah mencetak hat-trick di laga perdana belum memiliki nilai pasar di Transfermarkt. Pasalnya, dia berkarier di liga universitas.
Di kubu Timor Leste, Joao Pedro menjadi pemain termahal dengan nilai pasar Rp3,48 miliar.
Di sisi lain, secara rekor head-to-head, Indonesia juga sangat mendominasi. Rizky Ridho dkk menyapu bersih kemenangan dalam empat pertemuan sebelumnya.
Menjelang laga pukul 17.00 WIB (18.00 Wita), Indonesia diunggulkan dengan peluang kemenangan yang diprediksi mencapai 90 persen.
Kondisi ini memperkuat optimisme bahwa skuad Garuda akan melanjutkan tren positifnya dalam kompetisi regional ini.
“Kami yakin dapat mempertahankan performa dan meraih kemenangan di pertandingan ini. Namun, laga melawan Timor Leste bakal sulit,” jelas pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sementara itu, Timor Leste berusaha keras untuk memberikan perlawanan meskipun menghadapi ketimpangan nilai pasar dan rekor pertemuan yang kurang menguntungkan.





