HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – PSM Makassar hingga kini belum memperpanjang kontrak Rasyid Bakri. Apakah gelandang 35 tahun itu akan hengkang dari tim?
Ternyata Juku Eja punya rencana lain. Manajemen PSM tengah menggagas peran jangka panjang untuk Rasyid Bakri. Bukan hanya musim ini, tetapi untuk musim-musim berikutnya.
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin menyampaikan, untuk musim ini Rasyid masih akan ambil bagian dalam tim. Hanya saja, memang Rasyid belum kunjung bergabung latihan bersama tim.
Fajrin menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu dituntaskan lebih dulu, sebelum akhirnya Rasyid kembali ambil bagian di tim. Salah satunya mengenai kontrak yang akan segera diperbaharui.
“Iya, Rasyid masih menunggu. Karena memang ada yang perlu difinalisasi dulu terkait dengan klausa kontrak dan sebagainya,” ujarnya kepada harian.fajar.co.id, Kamis (30/7/2026).
Lebih lanjut Fajrin mengakui bahwa Rasyid memang memiliki peran yang sangat vital bagi tim, baik di dalam mau pun di luar lapangan. Itu sebabnya, manajemen mempertimbangkan peran penting Rasyid dalam jangka panjang.
“Karena biar bagaimana, Rasyid kan punya peran vital di tim. Jadi kami memang sedang mempertimbangkan dan berdiskusi dengan Rasyid, bukan cuman tentang Rasyid di musim ini, tetapi bagaimana persiapan dia di masa yang akan datang,” lanjutnya.
Fajrin juga menegaskan, Rasyid masih akan bergabung dengan tim pada musim depan. Sebab, kondisi tim memang belum final dan komposisi skuad juga belum terpenuhi dengan maksimal.
“Jadi masih dalam proses finalisasi. Tentu saja dia punya peluang untuk gabung lagi, karena tim ini kan sekarang baru 24 pemain. Kemudian 24 pemain itu juga kan belum menjadi struktur yang fix, jadi pokoknya sampai kami berangkat ke Jogja, bongkar pasang akan terjadi,” terangnya.
Manajemen PSM Makassar sendiri bahkan sudah memberikan ruang kepada Rasyid untuk terlibat dalam talent scouting akademi PSM Makassar. Ini untuk mendukung karir kepelatihan Rasyid, yang saat in sudah mengantongi lisensi B.
Hanya saja, Fajrin menegaskan bahwa Rasyid tidak akan menangani tim akademi untuk musim depan. Sebab, perannya di tim utama masih dibutuhkan dan manajemen belum akan melepas hal itu.
“Untuk musim ini tidak (menjadi pelatih akademi). Itu bagian dari salah satu obrolan kami dengan Rasyid, karena dia juga kan sudah memiliki lisensi B kepelatihan. Jadi jangka panjang yang ingin kita bangun bersama-sama ya Rasyid kita kasih pengalaman dalam proses talent scouting,” tegasnya.
Suporter PSM Makassar, Husnil Mubarak menyampaikan, pada dasarnya Rasyid masih bisa untuk tampil maksimal. hanya saja, dalam beberapa musim terakhir dia kurang mendapat kepercayaan dari pelatih.
Rasyid baru mendapatkan kepercayaan kembali ketika Ahmad Amiruddin mengambil alih kepelatihan. Rasyid mendapat beberapa kesempatan bermain dan sempat berkontribusi mencetak gol.
“Rasyid itu kan sebenarnya bagus dan masih bisa lah untuk perform. Meski pun usianya sudah tidak muda, tetapi untuk menjadi leader kan masih bisa dia, butuh kepercayaan pelatih saja,” kata dia.
Rasyid sendiri sepanjang karirnya memang belum pernah ganti seragam. Dia bergabung ke tim senior PSM dari akademi pada 1 Juli 2011. Sejak saat itu, Rasyid banyak menjadi tumpuan di lini tengah PSM.
Selama berkarir sebagai pemain profesional, Rasyid sudah mencatatkan 178 pertandingan, menyumbang sembilan gol dan 11 assist dalam total 8.662 menit bermain. Catatan ini berpeluang untuk bertambah, seiring dengan kontraknya yang berlanjut musim depan.
“Kita nantikan saja. Semoga Rasyid bisa memberikan kontribusi terbaik untuk PSM musim depan dan membawa kesuksesan untuk klub kebanggaan kita semua,” harapnya. (*)




