UEFA Ancam Boikot Jika FIFA Ngotot Jual Saham Piala Dunia

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Konfederasi sepak bola Eropa, UEFA, mengatakan akan memboikot Piala Dunia jika organisasi sepak bola dunia, FIFA, tetap melanjutkan rencana.

UEFA Ancam Boikot Jika FIFA Ngotot Jual Saham Piala Dunia.

IDXChannel - Konfederasi sepak bola Eropa, UEFA, mengatakan akan memboikot Piala Dunia jika organisasi sepak bola dunia, FIFA, tetap melanjutkan rencana penjualan sebagian saham.

"Tidak ada tim nasional UEFA yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA selama proposal ini masih beredar," kata UEFA dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga:
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Kantongi Hadiah Rp898 Miliar

"Proposal ini harus dibatalkan sepenuhnya dan harus ada jaminan yang mengikat bahwa FIFA tidak akan pernah lagi menawarkan tata kelola atau kompetisinya kepada kepemilikan swasta," kata konfederasi itu.

Pada Selasa, FIFA mengumumkan rencana untuk membuat anak perusahaan komersial untuk menjalankan acara-acara terbesarnya, seperti Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub.

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ini Artis yang Akan Tampil

Berdasarkan proposal tersebut, investor swasta akan diizinkan untuk mengakuisisi sebagian saham di perusahaan itu.

FIFA berharap dapat mengumpulkan dana hingga USD4,2 miliar dari penjualan sebagian saham FIFA Forward Enterprise (FFE). Valuasi anak perusahaan komersial itu diperkirakan mencapai USD20 miliar.

Baca Juga:
FIFA Bakal Jual Sebagian Saham Piala Dunia, Incar Dana Rp76 Triliun

"Piala Dunia tidak dapat diperlakukan sebagai produk investasi. Tidak ada bagian darinya yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual," kata UEFA.

Konfederasi sepak bola untuk Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, CONCACAF, juga secara bulat menolak proposal tersebut.

Konfederasi sepak bola Asia, AFC, juga menyatakan keprihatinan bahwa proposal FIFA tersebut dipublikasikan sebelum semua 211 asosiasi anggota sepenuhnya dikonsultasikan. Konfederasi sepak bola Afrika, CAF, mendorong anggotanya untuk meninjau rencana FIFA yang kontroversial tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diperiksa 12 Jam, Istri Bupati Pemalang Dibebaskan KPK
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Program Pendidikan Vokasi UI berubah nama menjadi Sekolah Vokasi UI
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Suku Bunga Acuan Jepang Tetap 1%, BoJ Buka Peluang Naikkan di Bulan Depan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo: Politik Luar Negeri Indonesia Ingin Jadi Tetangga yang Baik
• 54 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.