Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Washington, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pada Kamis 30 Juli bahwa Dewan Perdamaian (Board of Peace) telah mencapai kesepakatan mengenai pelucutan senjata secara menyeluruh terhadap Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata lainnya di Gaza.

Bersamaan dengan hal itu, pasukan Israel di Gaza pun akan ditarik.

Baca Juga :
Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah
FIFA Berniat Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Sudah Dekati Kerabat Donald Trump

Trump mengatakan kesepakatan yang ia sebut sebagai langkah "bersejarah" menuju perdamaian dan keamanan itu akan dilaksanakan secara bertahap.

"Kesepakatan ini akan dilaksanakan melalui tahapan yang disusun dengan cermat. Setelah pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan ditarik mundur dan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) akan bekerja sama dengan pasukan kepolisian Palestina yang baru untuk memastikan keamanan Gaza bagi penduduknya dan negara-negara tetangganya," tulis Trump dalam sebuah postingan di platform media sosialnya, Truth Social.

Dia menambahkan kesepakatan itu merupakan "tonggak penting" dalam pelaksanaan rencana 20 poinnya untuk Gaza.

Menurut Trump, wilayah tersebut pada akhirnya akan diperintah oleh pemerintahan Palestina yang baru, yang akan bekerja sama secara erat dengan Dewan Perdamaian untuk membantu rakyat Palestina.

Trump juga menyampaikan terima kasih kepada Mesir, Qatar, dan Turki atas upaya mediasi mereka. Menurutnya, peran ketiga negara tersebut, bersama tim pemerintahannya, telah memungkinkan tercapainya terobosan bersejarah.

"Setahun lalu, terjadi perang yang berkecamuk, krisis kemanusiaan, dan para sandera ditahan dalam penyekapan brutal. Kami telah mencapai kemajuan bersejarah dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," jelasnya.

Perang, yang oleh Trump disebut sebagai genosida Israel di Gaza, dimulai setelah serangan lintas perbatasan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023.

Perang itu telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 lainnya, di mana sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut.

Gencatan senjata dimediasi berdasarkan rencana 20 poin Trump untuk Gaza dengan pengawasan Dewan Perdamaian yang diketuai Trump.

Meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, Israel disebut masih melancarkan serangan setiap hari di seluruh wilayah Gaza hingga menewaskan 1.214 warga Palestina dan melukai 3.977 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta menyebabkan kerusakan yang meluas.

Baca Juga :
Donald Trump Borong 250 Cadillac Escalade
Trump: Peluang Kesepakatan dengan Iran Terbuka, AS Siap Bertindak Lagi jika Negosiasi Gagal
Trump Peringatkan Xi Jinping dan Putin Jika Diam-diam Bantu Iran: Akibatnya Akan Sangat Buruk

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IIF Perluas Pembiayaan Proyek Infrastruktur, PSEL Masuk Daftar
• 20 menit lalurepublika.co.id
thumb
Tabrakan Beruntun di Plumpang Jakut, Saksi Mata Ungkap Kronologinya
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lafa Pratomo Gandeng Hindia hingga Ari Lesmana di EP Garis Tegak
• 50 menit lalukumparan.com
thumb
Eddie Howe Dikabarkan Tinggalkan Newcastle Usai Lima Tahun Bersama
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Momen Prabowo Pulang ke Jakarta dari Batang Naik KA Nusantara Explorer
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.