Pesawat Komersial Terbesar di Dunia Siap Mendarat di Bandara Soetta

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Maskapai penerbangan Emirates akan melayani penerbangan EK358 rute Dubai (DXB)–Jakarta (CGK) menggunakan armada Airbus A380-800. Pesawat komersial terbesar di dunia itu akan beroperasi secara perdana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports siap menyambut operasional perdana Airbus A380-800 yang dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 8 Agustus 2026 pukul 22.25 WIB dan kembali menuju Dubai sebagai penerbangan EK359 pada 9 Agustus 2026 pukul 00.45 WIB.

Kehadiran Airbus A380-800 menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas internasional Indonesia sekaligus menegaskan kesiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code 4F (Code F).

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara menyeluruh bersama regulator, maskapai, dan seluruh pemangku kepentingan penerbangan guna memastikan operasional Airbus A380-800 berjalan dengan aman dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jasa.

“Kehadiran Airbus A380-800 Emirates merupakan momentum penting bagi Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kami telah memastikan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur sisi udara dan sisi darat, prosedur pelayanan, hingga koordinasi bersama regulator, AirNav Indonesia, ground handling, serta seluruh stakeholder terkait berjalan optimal," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/7).

Airbus A380-800 merupakan pesawat komersial terbesar di dunia dengan konfigurasi dua dek penuh (full double deck). Pesawat ini memiliki bentang sayap 79,75 meter, panjang 72,7 meter, dan mampu mengangkut lebih dari 600 penumpang, bergantung pada konfigurasi kabin yang digunakan maskapai.

Menurut Heru, kehadiran Airbus A380-800 tidak hanya menjadi pencapaian penting bagi operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tetapi juga diharapkan semakin memperkuat konektivitas Indonesia dengan berbagai destinasi internasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan perekonomian nasional.

“Kehadiran Airbus A380-800 milik maskapai Emirates menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat posisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai gerbang utama Indonesia yang siap melayani penerbangan berstandar internasional,” tutup Heru.

Pada operasional perdananya, Airbus A380-800 Emirates akan dilayani di Contact Stand G26 Terminal 3 yang telah dipersiapkan untuk mengakomodasi pesawat kategori Code F. Kesiapan operasional juga didukung oleh penyediaan Ground Support Equipment (GSE) khusus, seperti aircraft towing tractor untuk Airbus A380-800, high lift loader, belt conveyor loader, container dollies, dan pallet dollies.

Sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki tiga landasan pacu (runway). Dua di antaranya, yakni runway berukuran 3.660 meter x 60 meter dan 3.600 meter x 60 meter, telah memenuhi persyaratan untuk melayani pesawat kategori ICAO Aerodrome Reference Code F.

Infrastruktur ini didukung jaringan parallel taxiway, apron, serta berbagai fasilitas terminal yang telah disiapkan untuk mendukung operasional pesawat berbadan lebar, termasuk Airbus A380-800. Kesiapan tersebut diperkuat dengan kekuatan perkerasan (Pavement Classification Rating/PCR) yang memenuhi persyaratan operasional Airbus A380-800.

Runway 07R/25L memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/T, sedangkan Runway 07L/25R memiliki nilai PCR 1290/R/D/X/U. Sementara itu, Apron G Terminal 3 memiliki nilai PCR 1010/R/B/X/T dengan alokasi parking stand G26, G29, dan G33 untuk pesawat kategori Code F.

Selain itu, fasilitas tersebut didukung sistem Advanced Visual Docking Guidance System (A-VDGS), passenger boarding bridge, serta berbagai peralatan penunjang operasional yang memenuhi standar pelayanan penerbangan internasional.

Untuk memastikan kelancaran operasional perdana Airbus A380-800, Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama Emirates, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, penyedia layanan ground handling, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, serta seluruh pemangku kepentingan terkait telah melaksanakan serangkaian koordinasi, verifikasi, dan simulasi operasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan, mulai dari kedatangan pesawat, penanganan penumpang dan bagasi, hingga keberangkatan kembali dapat berlangsung secara aman, lancar, dan efisien.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia
• 1 menit lalukompas.com
thumb
Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
• 5 jam lalueranasional.com
thumb
Bersama BRI, Petani Kopi Asal Batang Bawa Racikan Produknya Mendunia
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kronologi Pria di Surabaya Curi Motor Tetangga Kos, Dibawa ke Banyuwangi Lalu Dikembalikan Gegara Tak Bisa Dijual
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Vietnam Panik Singapura Jadi Tim Underdog, Kim Sang-sik Minta Pemain Tatap Laga Layaknya Final Piala AFF
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.