Mendiktisaintek Dukung Pemprov DKI Kembangkan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis Riset Kampus

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengembangkan teknologi pengelolaan sampah berbasis riset perguruan tinggi untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah di ibu kota.

Pengelolaan Sampah Dimulai dari Pemilahan di Sumber

Brian Yuliarto mengatakan pengelolaan sampah harus diawali dengan pemilahan di sumber karena menjadi faktor utama dalam menentukan efektivitas berbagai teknologi pengolahan.

Ia mengungkapkan, "Dari Bapak Presiden memang meminta kami bersama-sama mencari teknologi-teknologi apa yang mungkin untuk menyelesaikan masalah."

Mendiktisaintek menjelaskan pihaknya telah mengidentifikasi berbagai inovasi hasil penelitian perguruan tinggi yang berpotensi diterapkan dalam pengelolaan sampah di Jakarta.

Teknologi yang disiapkan meliputi biodigester, komposting, hingga hydrothermal carbonization (HTC) yang dapat disesuaikan dengan karakteristik sampah dan kebutuhan di lapangan.

Brian juga menilai pendekatan desentralisasi melalui penguatan fasilitas pengolahan sampah di tingkat wilayah mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya transportasi.

Ia mengatakan, "Kami bersama-sama kemudian mencari teknologi-teknologi yang sudah dikembangkan di kampus-kampus. Bersama Kepala Dinas juga sudah melakukan kajian-kajian di DKI."

Pemprov DKI Ubah Pola Kelola Sampah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan pemerintah provinsi kini mengubah kebijakan pengelolaan sampah dari pola "angkut-buang" menjadi pendekatan "pilah-angkut-olah."

Pemprov DKI tengah mengembangkan berbagai fasilitas pengolahan sampah, memperkuat TPS 3R, memanfaatkan Refuse Derived Fuel (RDF), hingga mengembangkan pembangkit listrik tenaga sampah.

Pramono mengungkapkan, "Pemprov DKI membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, BUMN, dan swasta, untuk mengembangkan berbagai model pengolahan sampah yang telah menunjukkan hasil pada proyek percontohan."

Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, dan sektor swasta diharapkan mampu mempercepat pemanfaatan inovasi berbasis riset untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KND kawal pelaksanaan PP 31/2026 demi hak penyandang disabilitas
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
PLN Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Kemensos Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bank Raya Membukukan Laba Bersih Rp12,01 Miliar pada Kuartal II 2026 Berkat Pertumbuhan Bisnis Digital
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Wartawan Parlemen Pilih Proses Etik setelah Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf
• 30 menit lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.