JAKARTA, DISWAY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat, 31 Juli 2026, setelah sempat bergerak fluktuatif dan berada di zona merah pada awal perdagangan.
Berdasarkan pantauan Disway, Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat 29,92 poin atau 0,48 persen ke level 6.216,28 pada akhir sesi pertama.
Penguatan juga terjadi pada indeks LQ45, yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar dan paling likuid.
BACA JUGA:Pasrah! Gubernur Banten Ngaku Tak Punya Anggaran untuk Patungan Subsidi Transjabodetabek
Indeks ini naik 1,96 poin atau 0,32 persen ke level 620,82, mencerminkan mulai pulihnya sentimen positif di pasar saham domestik.
Diprediksi Menguat
Sementara itu dilansir dari hasil analisis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, candle terakhir IHSG secara teknikal terpantau membentuk white marubozu, atau berhasil menembus MA5 dan masih di atas MA20, indikator Stochastic golden cross.
Sehingga dengan demikian, pergerakan IHSG pada Jumat ini diperkirakan akan kembali mengalami penguatan.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,141 dan resistance pada level 6,250 dengan kecenderungan menguat," jelas Reza Priyambada selaku Direktur Reliance Sekuritas Indonesia.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000, Buyback Tembus Rp2,398 Juta per Gram
Rekomendasi Saham
Sementara itu, empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari :
LSIP - Buy
- Harga berhasil menembus MA5 dan masih di atas MA20.
- Candle terakhir berbentuk bullish belt hold (bullish pattern), adanya akumulasi beli yang tercermin pada histogram hijau dalam indikator MACD.
- MACD golden cross.
BACA JUGA:Pegadaian Resmi Teken Kerja Sama dengan Kejari Jaksel, Fokus Lindungi Aset Negara
Entry : 1,420 - 1,450
- 1
- 2
- 3
- »





