Transformasi ini tidak hanya menghadirkan identitas visual dan atmosfer yang lebih segar serta elegan, tetapi juga meluncurkan konsep lini kuliner yang baru.
IDXChannel—Park Hyatt Jakarta secara resmi memperluas jangkauan pengalaman kuliner mewahnya dengan memperkenalkan ATELIER23, nama baru untuk restoran yang terletak di lantai 23 hotel tersebut, Kamis (30/7/2026).
Menggantikan nama terdahulu, Conservatory, transformasi ini tidak hanya menghadirkan identitas visual dan atmosfer yang lebih segar serta elegan, tetapi juga meluncurkan konsep lini kuliner (revamped menu) yang sepenuhnya diperbarui.
Restoran di tengah ibu kota itu menyajikan deretan menu kreasi terbaru yang memadukan teknik memasak tingkat tinggi (haute cuisine) dengan cita rasa autentik lintas benua. ATELIER23 menggabungkan kejayaan kuliner Prancis dan kekayaan rasa Asia Tenggara.
Executive Chef Park Hyatt Jakarta, Claudio Rossi, menjelaskan bahwa inspirasi utama pembaruan menu ini berasal dari elemen seni yang menghiasi setiap sudut area hotel. Keterkaitan antara seni visual dan seni mengolah hidangan menjadi fondasi utama dalam merancang setiap piring sajian.
"Kami telah memperbarui menu kami. Sekarang, kreasi ini terinspirasi oleh karya seni indah di lantai ini dan seluruh area Park Hyatt. Para koki berfokus pada hidangan klasik kuliner Prancis, karena saya dan beberapa tim koki di sini berpengalaman bekerja di restoran Prancis," ujar Rossi saat diwawancarai.
Beberapa hidangan ikonik Prancis yang disajikan ATELIER23 diantaranya Coq au Vin dan Sup Bawang Prancis (Soupe à l'Oignon) yang diolah menggunakan teknik autentik. Namun, keberagaman rasa tidak berhenti di situ. Menyadari pentingnya karakter lokal, lini kuliner anyar ini secara harmonis juga memadukan tradisi kuliner Asia Tenggara.
Rossi mengungkapkan bahwa timnya mengeksplorasi bahan-bahan lokal Indonesia sekaligus menjalin kolaborasi internasional untuk memastikan keotentikan rasa dalam setiap hidangan.
"Tentu saja, karena kita berada di Indonesia, kuliner Asia Tenggara menjadi bagian penting yang kami tawarkan. Kami sangat menghormati tradisi kuliner lokal Indonesia dari pasar-pasar tradisional yang indah. Tak hanya itu, kami juga melakukan riset ke Thailand dan berkolaborasi dengan hotel-hotel di sana. Hasilnya, kami menghadirkan sajian seperti Pad Thai, Pad Kra Pao, Tom Yum, hingga patti udang krispi," jelas dia.
Selain itu, kuliner khas Asia Tenggara lain yang turut ditawarkan antara lain Laksa khas Singapura, Char Kway Teow dari Malaysia, spring roll khas Vietnam, hingga hidangan lokal Indonesia seperti Nasi Goreng yang diolah secara elegan.
Buka dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, Rossi menuturkan bahwa ATELIER23 bukan sekadar tempat menikmati santapan lezat, melainkan juga destinasi ideal untuk menikmati afternoon tea, kopi berkualitas, hingga racikan anggur (wine) di malam hari. Konsep afternoon tea yang dihadirkan pun dirancang berganti secara musiman mengikuti tema seni yang diusung.
"Kami mengolah makanan seperti halnya seorang seniman. Kami menyajikan hidangan yang indah dan penuh warna, sangat nikmat disantap bersama secangkir teh, kopi, atau segelas wine di malam hari," tambah Rossi.
Melalui identitas baru ATELIER23, Park Hyatt Jakarta berkomitmen menawarkan pengalaman bersantap yang memadukan kemewahan fasilitas bintang lima dengan suasana yang tetap santai (casual luxury).
Tamu juga dimanjakan oleh pemandangan langsung ke arah ikon bersejarah ibu kota, Monumen Nasional (Monas). Apalagi, dipadukan nuansa restoran yang elegan dengan berbagai karya seni yang dihadirkan di setiap sudut dari galeri Threadapeutic.
"Coba lihat di belakang Anda, ada salah satu monumen terbaik di Indonesia, yaitu Monas. Saya ingin para tamu merasakan pengalaman bersantap yang mewah, namun dalam suasana yang rileks. Layanan tim kami, suasana restoran, serta karya seni di sekeliling akan menciptakan momen yang menyenangkan," pungkas dia.
(Nadya Kurnia)





