Franco Baresi Meninggal Dunia, AC Milan Berduka: Selamat Jalan Sang Ikon Nomor 6

tabloidbintang.com
4 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Dunia sepak bola kehilangan salah satu bek terbaik sepanjang sejarah. Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada Jumat (31/7) dalam usia 66 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan AC Milan melalui unggahan di Instagram resmi klub.

Rossoneri mengenang Baresi sebagai sosok yang menjadi simbol kesetiaan, integritas, dan kebesaran klub selama puluhan tahun.

"Seluruh sejarah AC Milan menangis atas kepergian Franco Baresi. Keteladanan, integritas, dan warisannya akan selamanya menjadi bagian dari DNA klub, sebagaimana nomor punggung 6 miliknya yang ikonik," tulis AC Milan.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Franco Baresi," lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, AC Milan juga menyampaikan pesan perpisahan untuk sang legenda.

"Selamat jalan, Kapten. Selamanya nomor 6 kami," demikian pesan yang disampaikan klub.

Franco Baresi legenda AC Milan dan Timnas Italia tutup usia. (Instagram/AC Milan)

AC Milan Pensiunkan Nomor 6

Sebelum meninggal dunia, Baresi diketahui sempat menjalani operasi pengangkatan nodul paru-paru pada 2025 dan melanjutkan perawatan.

Beberapa hari sebelum kabar duka diumumkan, AC Milan sempat membantah rumor mengenai kematiannya dan meminta publik menghormati privasi keluarga.

Baresi merupakan sosok one club man. Sepanjang karier profesionalnya pada 1977-1997, ia hanya membela AC Milan. Ia mencatatkan lebih dari 700 penampilan dan menjadi kapten klub selama 15 musim.

Bersama Rossoneri, Baresi meraih enam gelar Serie A, tiga Piala/Liga Champions Eropa, empat Piala Super Italia, dua Piala Interkontinental, dan tiga Piala Super Eropa. AC Milan kemudian memensiunkan nomor 6 miliknya.

Di level internasional, Baresi mencatat 81 penampilan bersama Timnas Italia. Ia menjadi bagian skuad juara Piala Dunia 1982 dan kapten Italia saat mencapai final Piala Dunia 1994.

Baresi dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi AC Milan dan sepak bola dunia. Namun, warisan sang kapten akan selalu hidup dalam sejarah Rossoneri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Berpotensi Menguat Didorong Data Ekonomi AS yang Lesu
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
MK Perintahkan Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan Mulai APBN 2028
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Mayoritas Ojol Perempuan yang Didampingi Pemkot Surabaya Berstatus Single Parent
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pramono Bicara Mal Pasang Pagar: Nanti Akan Saya Minta Dilepas Lagi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Realisasi Kredit Program Perumahan Sisi Suplai Tembus Rp6,94 Triliun hingga Akhir Juli 2026
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.