JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap jajaran Kapolres dan Kapolresta di berbagai wilayah Indonesia. Setidaknya ada 14 kepala satuan wilayah yang bergeser.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/1584/VII/KEP./2026 per tanggal 30 Juli 2026 yang ditandatangani As SDM Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar atas nama Kapolri.
Sebagaimana termaktub dalam telegram itu, Kapolres Padang Pariaman (Polda Sumbar) akan dijabat AKBP Riyana Purwasari. Kemudian, Kapolres Asahan (Polda Sumut) nantinya dipegang AKBP Adi Dharma Pramudhita.
Lalu, Kapolres Ogan Komering Ulu Timur (Polda Sumsel) ke depannya ditempati oleh AKBP Lalu Hedwin Hanggara. Sedangkan Kapolres Musi Banyuasin (Polda Sumsel) dijabat oleh AKBP Adik Listiyono.
Selanjutnya, Kapolres Lubuk Linggau (Polda Sumsel) diisi AKBP Catur Erwin Setiawan. Kapolres Way Kanan (Polda Lampung) ditempati AKBP Ramadhona.
Untuk Kapolres Pesisir Barat (Polda Lampung) diduduki AKBP Rinto Haivan Simbolon. Kapolres Purworejo (Polda Jateng) bakal diemban AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum.
Baca Juga:Gandeng Kemenkes, Kemhan Bentuk Tim Pencari Fakta Kematian 5 Calon Kopdes saat LatsarmilSelanjutnya, Kapolres Sorong dijabat AKBP Praja Gandha Wiratama. Kapolres Tambrauw (Polda Papua Barat Daya) diisi oleh AKBP Eddwar Martua Pandjaitan.
Kapolres Sorong (Polda Papua Barat Daya) diemban AKBP Jems Oktovianus Tegay. Kapolres Raja Ampat (Polda Papua Barat Daya) oleh AKBP Boma Wedhayanto Purnomo.
Kapolres Maybrat (Polda Papua Barat Daya) ditempati AKBP Jandry Denny Sairlela. Dan Kapolresta Kendari (Polda Sultra) bakal dipimpin Kombes Pol Safi'i Nafsikin.
Polri melakukan mutasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) tertanggal 31 Juli 2026, yakni ST/1584/VII/KEP./2026 sebanyak 119 personel dan ST/1585/VII/KEP./2026 sebanyak 27 personel.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir mengungkapkan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.
Baca Juga:Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye Usai Pemeriksaan di KPK"Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal," kata Isir, Jumat (31/7/2026).
#nasional




