BGN Temukan Anomali di 414 SPPG: Ada Rekening Ganda hingga Dapur Fiktif

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menemukan anomali dalam pemeriksaan ribuan rekening virtual account milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengatakan, terdapat 414 SPPG yang rekeningnya bermasalah, mulai dari memiliki rekening ganda hingga dapurnya belum beroperasi.

Temuan tersebut didapat setelah BGN melakukan pemeriksaan terhadap ribuan rekening virtual account yang digunakan oleh dapur-dapur SPPG.

“Dalam proses pemeriksaan, ya setelah kami ada di sini kami periksa semua gitu, setelah kami periksa ribuan-ribuan rekening ini, kami menemukan semacam anomali,” kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Sudaryono menjelaskan, anomali itu ditemukan setelah BGN mencocokkan rekening yang menerima saldo dari pemerintah pusat dengan kondisi dapur SPPG yang bersangkutan. BGN menemukan ada rekening yang menerima transfer meski dapurnya belum beroperasi.

Selain itu, ditemukan pula kasus satu dapur memiliki lebih dari satu rekening virtual account.

“Bahwa ada saldo rekening yang terkirim dari pusat kepada rekening-rekening dapur yang dalam bentuk virtual account itu, ternyata rekening penampungan rekening dapur itu, either dapurnya itu belum beroperasi atau ada yang satu dapur punya beberapa rekening virtual account,” ujarnya.

Atas temuan tersebut, BGN kemudian melakukan verifikasi terhadap rekening-rekening yang terindikasi bermasalah. Hasilnya, terdapat 414 SPPG yang masuk dalam temuan anomali.

“Jadi, oleh karenanya, setelah kami verifikasi satu persatu maka kami telah menemukan adanya 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian rekeningnya either double atau rekeningnya dapurnya nggak ada atau dapurnya belum beroperasi,” tutur Sudaryono.

Sudaryono mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari pemantauan terhadap ribuan dapur SPPG yang saat ini terdata beroperasi. BGN tidak hanya memeriksa dapur yang berjalan, tetapi juga menelusuri dapur yang dilaporkan memiliki persoalan.

“Kami memonitor, ada ribuan, 27.469 dapur yang saat ini beroperasi. Kami sisir termasuk juga beberapa dapur-dapur yang memang sudah kemarin itu ada yang demo ke tempat demonstrasi ke sini saya sudah terima, ada yang kirim email, ada lain lain, kami cermati semua. Jadi yang jalan maupun yang tidak jalan, itu kami cermati semua, dan juga semua aspirasi,” katanya.

Menurut Sudaryono, BGN menerima berbagai informasi dan aspirasi terkait operasional SPPG.

“Ada yang kirim email, ada yang kirim WA, ada yang kirim surat, ada yang melalui orang lewat ngomong, ada juga yang datang ke sini. Dan beberapa sudah kami terima secara langsung, tapi minta maaf mungkin tidak bisa semua kami bisa terima. Makanya ada beberapa klarifikasi dan beberapa informasi kami sampaikan via video atau melalui press conference seperti ini,” ujar dia.

Ia menegaskan, pemeriksaan terhadap rekening SPPG menjadi penting karena BGN mengelola ribuan rekening virtual account yang berkaitan dengan dapur-dapur penerima dana.

“Kita ini setiap hari mengurusi ribuan dapur SPPG. Dengan ribuan rekening, ya jadi ribuan rekening virtual account dapur-dapur itu,” kata Sudaryono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lafa Pratomo Gandeng Hindia hingga Ari Lesmana di EP Garis Tegak
• 13 menit lalukumparan.com
thumb
Penyidik Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan di Minasatene
• 7 jam laluharianfajar
thumb
1.839 Petugas Gabungan Diterjunkan, Amankan Aksi Damai Kelompok Silat di Surabaya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
12 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Sepanjang 2026
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Mengenal Luften, Kebiasaan Buka Jendela ala Masyarakat Jerman yang Baik untuk Kesehatan Mental
• 8 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.