Kasus Kematian Sutrimo, PMJ Periksa Sopir Ambulans-Orang Terakhir yang Bertemu

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya (PMJ) telah memeriksa lima orang saksi dalam penyelidikan kasus kematian Sutrimo. Kelima saksi tersebut diperiksa untuk mengusut rangkaian peristiwa sebelum hingga sesudah korban meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan, penyelidik telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui perjalanan jenazah maupun aktivitas terakhir korban sebelum meninggal.

"Sejauh ini, penyelidik telah meminta keterangan dari lima orang saksi," kata Budi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/7).

Adapun saksi pertama berinisial AZ, yakni pengemudi ambulans yang membawa jenazah menuju Banyumas.

Saksi kedua berinisial MOP merupakan pengemudi ambulans tujuan Banyumas yang bertemu dengan seseorang bernama Mahmud (M) di RS Muhammadiyah Taman Puring. MOP juga membantu memindahkan jenazah dari ruang pemandian ke mobil ambulans.

Saksi ketiga berinisial MZ merupakan pemilik PT Zen Ambulance. Menurut Budi, MZ dihubungi oleh S yang merupakan pemilik PT Bintang Medika Ambulance untuk mengantar jenazah ke Banyumas.

Sementara itu, saksi keempat berinisial MA merupakan pihak yang mengenal almarhum. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, MA diketahui menjadi orang terakhir yang bertemu dengan korban pada Rabu (22/7) sekitar pukul 20.00 WIB di depan Klinik Mordent.

Adapun saksi kelima berinisial AAS merupakan pengemudi ambulans yang membawa almarhum dari Klinik Mordent menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.

Keterangan kelima saksi tersebut saat ini masih didalami penyelidik untuk mengungkap secara utuh kronologi kematian Sutrimo serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan tidak bernyawa di halaman klinik kecantikan Mordent Aesthetic Clinic di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia lalu dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun saat sampai di sana dinyatakan sudah meninggal dunia. Sutrimo disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditangkap di Bandara, Pilot Asing Kedua Kalinya Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Bersyukur Jadi Artis Lewat Nama Besar Iis Dahlia, Inilah Profil Devano yang Kini Sukses Jadi Aktor
• 19 menit lalugrid.id
thumb
IHSG Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global di Tengah Sentimen Ekonomi Internasional
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Indokripto (COIN) Bukukan Rugi Rp26 Miliar pada Semester I-2026
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Survei Litbang ”Kompas”: Kepuasan Publik Jadi Modal Sosialisasi Tarif Baru Transjakarta Rute Bandara
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.