Sektor Pariwisata Bergeliat, Jadi Alasan Fuso Rilis Bus Canter Baru

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meyakini sektor pariwisata masih akan menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional, sekalipun di tengah tantangan nilai tukar rupiah yang melemah dan biaya perjalanan yang meningkat.

Asisten Deputi Bidang Manajemen Industri Kementerian Pariwisata RI, Budi Supriyanto mengatakan, karakter wisatawan saat ini juga mulai berubah. Mereka tidak lagi hanya mencari perjalanan yang terjangkau, tetapi lebih mengutamakan nilai dari pengalaman yang diperoleh.

"Pariwisata menjadi salah satu sektor yang potensial karena wisatawan sekarang tidak hanya mencari yang affordable, tetapi juga value. Mereka bersedia membayar lebih untuk mendapatkan pengalaman dan layanan yang lebih baik," ujarnya di booth Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026 di arena ICE BSD, Tangerang, Jumat (31/7).

Ia menyebut Indonesia mencatat sekitar 1,2 miliar perjalanan wisatawan setiap tahun. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan moda transportasi yang aman, nyaman, efisien, sekaligus ramah lingkungan semakin besar.

"Transportasi menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata. Kita tidak hanya bicara aksesibilitas, tetapi juga keberlanjutan. Teknologi transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi akan menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan sektor ini," pungkasnya.

Di sisi lain, sekitar 96,3 persen pelaku usaha pariwisata merupakan UMKM, mulai dari penyedia kuliner, penginapan, hingga penjual suvenir. "Kalau sektor ini terus berkembang, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat karena sebagian besar pelaku pariwisata merupakan UMKM," lanjutnya.

Optimisme tersebut turut dibaca pelaku industri kendaraan niaga. Head of Sales and Marketing Bus Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya mengatakan, meningkatnya aktivitas pariwisata serta pembangunan infrastruktur jalan membuka peluang baru bagi segmen bus.

Untuk itulah pabrikan melengkapi portofolionya dengan produk Fuso Canter Extra Long Bus, mengambil basis varian sasis Fuso Canter FE 848 BCL, yang punya sumbu roda 4,2 meter dan panjang total 7,5 meter, serta kapasitas kabin hingga 31 kursi.

"Pertumbuhan pariwisata positif, fasilitas jalan menuju akses tempat wisata juga semakin baik. Ini menjadi pasar potensial bagi industri otomotif, khususnya segmen bus. Karena itu kami mengantisipasi pertumbuhan industri pariwisata dengan menghadirkan kendaraan yang sesuai kebutuhan konsumen," ujarnya.

Menurut Aji, seluruh produk bus Mitsubishi Fuso telah memenuhi standar emisi Euro 4 sesuai regulasi pemerintah. Perusahaan juga menawarkan berbagai pilihan kendaraan yang dapat digunakan sebagai bus antarkota, shuttle, hingga transportasi di kawasan wisata.

Ia menambahkan, dukungan layanan purna jual juga terus diperkuat melalui 223 diler 3S, bengkel siaga 24 jam, serta empat depo suku cadang guna menjaga operasional armada pelanggan.

"Sebagai produsen sarana transportasi, itu menjadi perhatian kami dalam mendukung mobilitas masyarakat. Dengan pengalaman 56 tahun di Indonesia, kami ingin membuktikan bahwa kami siap memberikan yang terbaik bagi konsumen," tuntasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
146 Perwira Polri Dimutasi, Brigjen Untung Pimpin Divhubinter, 2 Polwan Jadi Kapolres
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Pesta Rakyat HUT ke-81 RI Akan Digelar di Monas, Ada Kembang Api hingga "Doorprize"
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Spanyol Kerahkan Militer Usai Ribuan Migran Serbu Daerah Kantong Ceuta
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Krisis Air Imbas Gempa, Venezuela Hadapi Risiko Kesehatan
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
• 8 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.