jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali memutasikan para perwiranya. Melalui dua surat telegram (ST) bertanggal 31 Juli 2026, Polri merombak jabatan 146 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Korps Bhayangkara.
Pada ST bernomor ST/1584/VII/KEP./2026, terdapat 119 personel Polri yang mengalami mutasi. Selain itu, ada pula ST/1585/VII/KEP./2026 tentang mutasi 27 personel Polri.
BACA JUGA: ICW Laporkan Puluhan Perwira Polri ke KPK, Diduga Lakukan Pemerasan Rp26,2 Miliar
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan itu merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta optimalisasi pelaksanaan tugas.
"Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri,” ujarnya.
BACA JUGA: Info Terbaru 2 Oknum Perwira Polri Diduga Tak Netral di Pilkada
Dalam mutasi kali ini, sebanyak 105 dari 146 personel Polri memperoleh promosi. Perinciannya ialah satu pati, yakni Brigjen Untung Widyatmoko, diangkat menjadi Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri sehingga akan menyandang pangkat irjen.
Selain itu, terdapat 24 pamen Polri yang dipromosikan untuk menjadi brigjen. Adapun 48 pamen lainnya yang berpangkat AKBP akan menjadi kombes, sedangkan 12 kompol akan naik menjadi AKBP.
Terdapat pula 11 pamen Polri yang dipromosikan untuk menjadi kapolres. Dua di antaranya adalah polwan, yakni AKBP Riyana Purwasari sebagai Kapolres Padang Pariyaman Polda Sumbar, dan AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum sebagai Kapolres Purworejo Polda Jateng.
Mutasi itu juga menjangkau nama AKBP Bestiana Purwasari yang dipromosikan menjadi Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadirbinmas) Polda Sumsel. Sebelumnya, abiturien Akpol 2005 itu merupakan Kapolres Pesisir Barat di Polda Lampung.
Dalam mutasi itu, nama Brigjen Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti juga memperoleh promosi. Dokter lulusan Universitas Diponegoro tersebut dipercaya memimpin Biro Kedokteran Kepolisian Polri.
“Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan makin optimal," imbuh Irjen Edison. (jpnn.com)
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Elvi Robiatul, Elvi Robiatul




