Kepala BGN Kebut Pembenahan Tata Kelola MBG: Sabtu-Minggu Pun Kami Kerja

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pihaknya tengah mempercepat pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengatakan BGN bahkan tetap bekerja pada Sabtu dan Minggu untuk mengejar target pembenahan tersebut.

Sudaryono mengatakan BGN tidak menetapkan batas waktu secara spesifik untuk menyelesaikan pembenahan tata kelola. Namun, ia memastikan pihaknya ingin proses tersebut dilakukan secepat mungkin.

“Oke gini, berapa lama? Kami ingin secepat-cepatnya. Sebetulnya saya sampaikan kepada jajaran di BGN, saya sudah sepakat dengan Bu Waka dan Pak Waka ini bahwa ibaratnya kompetitor kita ini adalah waktu. Ekspektasi masyarakat, harapan masyarakat dengan realisasi dari kita membereskan tata kelola ini. Jadi kami ini Sabtu-Minggu pun kami kerja, ada yang Zoom ada yang apa semua, ya. Jadi kami kebut terus,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Ia mengatakan pembenahan dilakukan dengan mengevaluasi berbagai aturan dan mekanisme yang saat ini berjalan di BGN. Menurutnya, BGN akan menentukan aturan mana yang perlu diperbaiki maupun mekanisme yang perlu dibenahi.

“Aturan mana yang harus diperbaiki, kemudian mana yang harus dibenahi, mana yang harus di-suspend, mana yang harus dihindarkan,” katanya.

Selain melakukan pembenahan internal, Sudaryono mengatakan BGN juga menggandeng kementerian dan lembaga lain. Salah satunya melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Keputusan Presiden (Keppres) mengenai satuan tugas (satgas) pangan di daerah.

BGN, kata Sudaryono, ingin memastikan satgas pangan di daerah dapat dilibatkan secara efektif dalam fungsi pengawasan program MBG. Pengawasan tersebut juga berkaitan dengan pemenuhan standar gizi dalam makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

“Kami kolaboratif kami mengajak semua lembaga, kementerian lembaga yang lain termasuk juga kami sedang berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk Keppres terkait satgas pangan di daerah ini juga bagaimana secara efektif bisa kemudian dilibatkan untuk fungsi pengawasan,” kata Sudaryono.

“Ada dan juga fungsi-fungsi lain terkait tugas satgas ini memastikan bahwa bagaimana caranya, bagaimana kemudian mekanismenya menu-menu itu sesuai dengan gizi yang diharapkan itu kemudian disantap oleh anak-anak dan ibu-ibu hamil dan menyusui itu,” sambungnya.

Sudaryono meminta masyarakat memberikan waktu kepada BGN untuk menyelesaikan proses pembenahan tata kelola. Ia kembali menegaskan keinginannya agar pembenahan tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin.

“Jadi kasih kami waktu, kami merasa ya mungkin ini cepat-cepat lah ya. Jadi saya sih penginnya lebih cepat lebih baik. Kalau bisa kemarin selesai ngapain hari ini ya,” tuturnya.

Meski demikian, Sudaryono enggan menetapkan tenggat waktu secara terbuka. Ia khawatir target waktu yang disampaikan justru menjadi beban yang kemudian ditagihkan kepada BGN.

“Tapi intinya kami kebut terus ya. Masalahnya kalau saya nanti jawab sekian-sekian nanti jadi ditagih, tapi yang jelas kami kami punya komitmen internal ya berapa lama ini akan selesaikan dan seterusnya,” tuturnya.

Untuk memastikan proses pembenahan berjalan, Sudaryono mengatakan BGN menerapkan mekanisme evaluasi internal secara rutin. Ia menyebut rapat dilakukan setiap hari untuk memantau pekerjaan yang telah disepakati sebelumnya sekaligus menetapkan pekerjaan berikutnya.

“Dan bahkan mekanisme internal kami, kami setiap hari melakukan rapat,” katanya.

“Jadi rapat itu adalah kita bikin janji apa yang harus kita kerjakan, rapat berikutnya adalah menagih janji kita yang lalu dan bikin janji pekerjaan baru sehingga sehingga kita ada monev-nya ada perkembangannya jadi selesai selesai selesai itu,” sambung dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suami-Istri Pemilik Hanania Travel Tak Ditahan, Hanya Berstatus Tahanan Kota
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Tiket Kereta Shinkansen Kini Bisa Dibeli Lewat Travel Agent Indonesia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Darah Pendonor Langka O Bombay Rhesus Positif untuk Balita Akan Diambil di Bali, Dikirim ke Surabaya
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
SUV Hybrid Baru T2 i-DM Rilis di GIIAS, Baterai Tahan 48 Jam di Air
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemkot Jakpus usulkan pembekuan PBG bagi bangunan langgar ketentuan
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.