JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menduga para pemilik mal memasang pagar tinggi karena alasan keamanan.
Meski belum berbicara langsung dengan pemiliknya, tetapi Shinta meyakini mereka pasti sedang dalam posisi berhati-hati.
"Ini kan mungkin melihat kondisi yang ada ya, mereka mungkin ya supaya berhati-hati saja gitu. Saya terus terang belum bicara sama pemilik. Jadi mungkin ada alasan-alasan lebih alasan keamanan saja gitu," ujar Shinta di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar, Ada Apa?
Shinta menekankan bahwa pemilik mal memiliki hak untuk memasang pagar tinggi.
Maka dari itu, kata Shinta, Apindo tidak terlalu memperhatikan ketika ada mal yang tiba-tiba memasang pagar tinggi.
"Dan ini juga kan enggak terjadi semua mal. Tetapi nanti ya kami mungkin akan cek," ucapnya.
Baca juga: Hasan Nasbi soal Mal Pasang Pagar Tinggi: Doakan Bangsa Kita Aman
Sementara itu, Shinta mengaku tidak mendengar ada permasalahan yang dihadapi pengembang, sehingga harus memasang pagar tinggi.
"Tetapi yang pasti kan dalam situasi bisa saja ya setiap mal itu punya ininya (kebijakan) masing-masing gitu loh, untuk menjaga keamanan, dia kemudian memasang apa, itu bukannya karena hari ini kebetulan, tetapi ya kapan saja itu bisa terjadi," kata Shinta.
Gubernur Jakarta perintahkan pagar tinggi mal dibongkar
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pagar-pagar sejumlah mal dan perkantoran di Jakarta yang ditinggikan dibongkar.
Baca juga: Pagar Gedung Blok M Plaza Jaksel Diperbaiki, Disebut Bakal Ditinggikan
Pramono mengakui sudah mengamati adanya sejumlah mal dan perkantoran memasang pagar-pagar tinggi di sekeliling bangunan.