Aljir: Sedikitnya 27 orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah sebuah bus terjun ke jurang di Provinsi Boumerdes, sebelah timur ibu kota Aljazair, Aljir, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Badan Pertahanan Sipil Aljazair, bus keluar dari jalur dan jatuh ke jurang di dekat kota pesisir Boumerdes akibat penyebab yang masih diselidiki.
Dikutip dari TRT World, Sabtu, 1 Agustus 2026, Menteri Kesehatan Aljazair Mohamed Seddik Ait Messaoudene mengatakan sedikitnya 39 orang mengalami luka-luka, termasuk dua korban yang berada dalam kondisi kritis.
Ia memperingatkan jumlah korban jiwa masih berpotensi bertambah mengingat sejumlah korban mengalami cedera serius.
Tim pertahanan sipil menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 09.40 waktu setempat dan segera dikerahkan untuk mengevakuasi para korban. Otoritas menyebut insiden tersebut sebagai kecelakaan lalu lintas paling mematikan di Aljazair dalam beberapa tahun terakhir.
Foto yang dibagikan pertahanan sipil memperlihatkan bus terguling di dasar jurang setelah keluar dari badan jalan.
Seorang saksi mata, Ryad Ferkioui, yang kebetulan melintas di lokasi mengatakan tikungan tajam di ruas jalan tersebut kemungkinan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.
Saksi lainnya, Bilal Bensalem, mengaku membantu mengevakuasi korban sebelum petugas penyelamat tiba.
"Saya menemukan beberapa orang sudah meninggal dan yang lainnya masih hidup. Sebagian mengalami luka sangat parah, termasuk kehilangan tangan," ujarnya kepada AFP. Tiga Hari Berkabung Nasional Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut dan menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari. Ia juga berjanji proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.
"Setelah penyelidikan selesai, keadilan akan bertindak dengan tangan besi tanpa sedikit pun toleransi," kata Tebboune.
Kementerian Luar Negeri Turki turut menyampaikan duka cita kepada keluarga para korban dan rakyat Aljazair atas musibah tersebut.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Aljazair. Agustus tahun lalu, sebuah bus terjun ke jurang di dekat Aljir dan menewaskan 18 orang. Sementara pada Desember, kecelakaan bus di wilayah Bechar menewaskan 14 orang.
Otoritas keselamatan jalan Aljazair menyebut faktor manusia, seperti melaju dengan kecepatan tinggi dan kurangnya kewaspadaan pengemudi, masih menjadi penyebab utama kecelakaan di negara tersebut.
Sepanjang 2025, tercatat 3.838 orang meninggal dunia dan lebih dari 37.000 lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas di Aljazair.
Baca juga: Kecelakaan Bus di Aljazair Tewaskan 18 Orang, Picu Kemarahan Publik




