HARIAN.FAJAR.CO.ID, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “SI AKSI: Siswa Anti Korupsi Sejak Dini” di SMP Negeri 4 Panca Rijang, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis, 30 Juli. Program yang berlangsung selama satu hari ini menyasar para siswa sebagai langkah preventif untuk memutus rantai perilaku penyimpangan atau “korupsi kecil” di lingkungan sekolah melalui edukasi nilai-nilai kejujuran.
Program kerja ini diinisiasi oleh Amalya Dwi Keysa, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, selaku penanggung jawab kegiatan. Pelaksanaan program berada di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan (DPK), Anggun Permata Sari, S.Pt., M.Pt., serta mendapat dukungan penuh dari Lurah Kadidi, Rusmin Malik, S.E., Kepala SMP Negeri 4 Panca Rijang, Hj. Rahmawati, S.Pd., M.Pd., beserta seluruh jajaran guru SMP Negeri 4 Panca Rijang, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program edukasi moral dan karakter ini dirancang secara khusus untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 4, yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas). Melalui penyediaan pendidikan karakter yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan moral peserta didik, mahasiswa KKN memberikan pemahaman komprehensif yang diawali dengan pre-test, pemaparan materi 9 nilai integritas, bedah kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) skala sekolah, simulasi teknik How To Say “NO”, hingga diakhiri dengan post-test.
Amalya Dwi Keysa selaku pelaksana program menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran moral, dan keterampilan sosial siswa dalam mempraktikkan kejujuran serta menolak ajakan curang sejak usia remaja.
“Program edukasi SI AKSI ini saya laksanakan untuk membantu siswa SMP Negeri 4 Panca Rijang memahami bahwa tindakan korupsi tidak hanya berpusat pada uang negara, melainkan berawal dari kebiasaan-kebiasaan tidak jujur di lingkungan sekolah. Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan berkualitas, saya berharap pemahaman dan teknik penolakan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu memutus rantai korupsi kecil di sekolah,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh siswa SMP Negeri 4 Panca Rijang berpartisipasi dalam pembuatan “Pohon Komitmen SI AKSI”. Masing-masing siswa menuliskan janji kejujuran, pesan integritas, dan cita-cita mereka pada lembar daun kertas yang kemudian ditempelkan bersama pada media pohon komitmen. Karya simbolis ini diserahkan kepada pihak sekolah untuk dipajang sebagai pengingat harian bagi seluruh warga sekolah di Kelurahan Kadidi.
Kepala SMP Negeri 4 Panca Rijang, Hj. Rahmawati, S.Pd., M.Pd., memberikan tanggapan positif dan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Program edukasi karakter ‘SI AKSI’ ini sangat baik dan bermanfaat bagi peserta didik kami dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pendekatan interaktif serta adanya pembuatan Pohon Komitmen di akhir acara mampu menggugah kesadaran siswa mengenai pentingnya kejujuran. Semoga nilai-nilai baik ini terus tertanam dalam keseharian siswa di sekolah maupun di kehidupan bermasyarakat di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang,” ungkap Kepala SMP Negeri 4 Panca Rijang.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Lurah Kadidi, Rusmin Malik, S.E., yang menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter masyarakat di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran nilai moral siswa SMP Negeri 4 Panca Rijang sehingga mampu menerapkan prinsip SI AKSI secara optimal dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang jujur, adil, dan berintegritas di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang. (*)





