Pejabat militer Amerika Serikat (AS) dan Lebanon melakukan inspeksi langsung ke zona percontohan di Lebanon Selatan untuk memantau implementasi kesepakatan kerangka kerja pasca konflik. Langkah ini diambil guna memperluas penyebaran tentara Lebanon seiring rencana penarikan bertahap pasukan Israel jelang perundingan lanjutan di Roma.
Rombongan kendaraan militer gabungan terlihat melintasi Desa Zawtar El Gharbieh, wilayah yang menjadi titik krusial penataan ulang zona keamanan di batas wilayah kedua negara.
Dikutip dari Headline News Metro TV, Sabtu, 1 Agustus 2026, Inspeksi ini diwarnai ketegangan setelah militer Israel meledakkan jaringan terowongan bawah tanah berskala besar milik Hizbullah di kawasan strategis Beaufort Ridge.
Baca Juga :
Langgar Gencatan Senjata, Israel Serang Wilayah Nabatiyeh di Lebanon SelatanIsrael mengklaim terowongan tersebut merupakan pusat komando utama yang digunakan untuk meluncurkan serangan drone dan rudal anti-tank.
Dua ledakan dahsyat yang digambarkan sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir menggetarkan kawasan selatan Lebanon hingga merusak bentang alam serta lahan pertanian sekitar.
Meski kesepakatan penarikan mulai berjalan, militer Israel menegaskan pasukannya masih akan tetap bersiaga di zona keamanan tersebut.




