JAKARTA - Enam pemuka agama akan memimpin doa bersama dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam. Kehadiran para tokoh lintas agama tersebut menjadi simbol persatuan bangsa sekaligus mencerminkan komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama.
Mengutip laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan bangsa yang dikaruniai kemerdekaan, persatuan, serta keberagaman yang tetap terjaga hingga saat ini.
Secara bergantian, doa akan dipimpin oleh Dr. H. Husni Ismail, M.Ag. mewakili umat Islam, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mewakili umat Kristen, Rm. Fransiskus Yance Sengga, S.Fil., Lic.Th. mewakili umat Katolik, Pinandita Gede Pastika, S.Pd., M.Sos. mewakili umat Hindu, Bhikkhu Bhadranatha, Thera mewakili umat Buddha, serta Xs. Budi S. Tanuwibowo mewakili umat Konghucu.
Husni Ismail merupakan Imam Masjid Istiqlal Jakarta yang aktif dalam pengembangan dakwah, pembinaan imam masjid, dan pelayanan keagamaan. Selain menjabat sebagai Sekretaris I Ittihad Imam Masjid, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Kepala Subdirektorat Dakwah dan Hari Besar Islam pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama. Berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat, Husni Ismail juga dipercaya sebagai Ketua Umum Forum Ustadz Muda Bima se-Indonesia.




