Frederik Kalalembang Minta Kasus Pembunuhan Warga Toraja di Nabire Ditangani Profesional dan Transparan

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja (IKaT) Nusantara, Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang, bersuara. Dia meminta aparat penegak hukum menangani kasus pembunuhan seorang remaja putri CK di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan Frederik saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (1/8/2026). Menurutnya, kasus tersebut merupakan tindak pidana serius yang tidak hanya menimbulkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Toraja yang bermukim di Nabire.

Ia menegaskan, seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, menyeluruh, serta bebas dari segala bentuk intervensi agar seluruh fakta dapat terungkap.

“Saya meminta agar kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Aparat harus bekerja secara maksimal agar seluruh fakta dapat terungkap dengan jelas dan semua pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujar Frederik.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial AW (13), yang masih berstatus pelajar. Sementara itu, Tim Resmob Polres Nabire masih melakukan pengembangan penyelidikan dan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Frederik mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Kapolres Nabire agar penanganan perkara tersebut menjadi perhatian khusus dan diproses secara maksimal.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Kapolres Nabire agar kasus ini menjadi atensi khusus. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu sehingga keluarga korban memperoleh rasa keadilan,” tegasnya.

Selain mendorong penegakan hukum, Frederik mengimbau masyarakat, khususnya warga Toraja di Nabire, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia meminta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan proses hukum serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak kepolisian. Jangan sampai ada tindakan yang justru memperkeruh keadaan. Mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.

Sebagai Ketua Umum IKaT Nusantara, Frederik juga mengajak masyarakat Toraja di berbagai daerah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi melalui organisasi-organisasi kedaerahan apabila menghadapi persoalan hukum maupun musibah.

Menurutnya, organisasi seperti Ikatan Keluarga Toraja (IKAT), IKT, KKT, Kombongan, maupun organisasi Toraja lainnya harus menjadi wadah yang mampu memberikan pendampingan, dukungan moral, serta menjembatani komunikasi dengan berbagai pihak yang berkepentingan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Toraja yang berada di mana pun di Indonesia, apabila terjadi suatu peristiwa yang membutuhkan pertolongan, pendampingan, ataupun koordinasi, agar segera menghubungi organisasi-organisasi Toraja yang ada di daerah masing-masing. Dengan komunikasi yang cepat melalui WhatsApp, telepon, atau pertemuan langsung, kita dapat saling membantu dan mempercepat penyelesaian setiap persoalan,” ujarnya.

Frederik menegaskan, apabila situasi membutuhkan perhatian lebih lanjut, masyarakat juga dapat berkoordinasi langsung dengannya selaku Ketua Umum IKaT Nusantara.

“Apabila situasi memerlukan perhatian lebih lanjut, masyarakat juga dapat langsung berkomunikasi dengan saya di Jakarta selaku Ketua Umum IKaT Nusantara. Kebersamaan adalah kekuatan kita. Jangan biarkan ada saudara kita yang menghadapi persoalan sendirian. Dengan komunikasi yang baik dan koordinasi yang cepat, kita dapat saling membantu tanpa mengganggu proses hukum yang sedang berjalan,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Frederik berharap seluruh pihak yang terlibat segera ditangkap, motif pembunuhan dapat diungkap secara menyeluruh, dan proses penegakan hukum berjalan secara profesional sehingga memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi keluarga korban.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban demi terciptanya situasi yang kondusif di Kabupaten Nabire. (edy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI, Pesta Rakyat Digelar di Monas | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
PN Karang Taruna Salurkan Bantuan Pendidikan dan Air Bersih di Bogor
• 5 jam laludetik.com
thumb
Balai Karantina Lampung Bongkar Peredaran Puluhan Ribu Benih Sawit Palsu, Kerugian Rp42 M
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SIM Keliling tersedia di lima lokasi Jakarta pada Sabtu
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Keterampilan Sosial yang Dikuasai oleh Orang Karismatik Menurut Ilmu Psikologi
• 4 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.