JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara (AU) menambah armada pesawat angkutnya dengan menerima satu unit NC-212i bernomor ekor A-2119. Pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) itu akan memperkuat operasional Skadron Udara 4 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
Baca juga: Mengenal M-346F Block 20, Jet Tempur Latih asal Italia yang Dibeli Indonesia
“Pesawat tersebut merupakan unit kedelapan dari sembilan pesawat NC-212i yang dipesan Kementerian Pertahanan untuk TNI Angkatan Udara,” kata Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma dalam keterangannya, Sabtu (1/7/2026).
Pesawat A-2119 tiba di Lanud Abdulrachman Saleh pada Kamis (30/7/2026) setelah diterbangkan dari fasilitas produksi PT Dirgantara Indonesia di Bandung.
Baca juga: Alasan Indonesia Beli 12 Jet Tempur M-346F: Untuk Pelatihan Pilot
Setibanya di pangkalan, pesawat disambut dengan tradisi water salute sebelum dilakukan penyerahan Sertifikat Kelaikudaraan Pertahanan (Certificate of Airworthiness/CoA) dari Pusat Kelaikan Kementerian Pertahanan kepada Komandan Grup 1 Angkut.
Gusti mengatakan, penambahan pesawat tersebut merupakan bagian dari program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU.
Menurut dia, bertambahnya armada pesawat angkut akan meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menjalankan berbagai tugas yang semakin kompleks.
“Penerimaan pesawat ini sejalan dengan program prioritas TNI Angkatan Udara dalam modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan,” ujar dia.
“Dengan bertambahnya kekuatan pesawat angkut, kesiapan operasional satuan akan semakin meningkat untuk menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” tambah dia.
Baca juga: Golden Eagle TNI Bermanuver Bareng Jet Siluman Jepang di Australia
Selain memperkuat armada TNI AU, kehadiran NC-212i juga dinilai menunjukkan peran industri pertahanan dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan nasional.
Dengan bertambahnya satu unit NC-212i, Skadron Udara 4 diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mendukung berbagai misi angkutan udara yang menjadi tugas Grup 1 Angkut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang