EtIndonesia.com Sebuah ledakan di tambang batu bara di Pakistan selatan pada Rabu (29 Juli) menewaskan setidaknya 34 orang penambang. Petugas penyelamat terus mencari penambang lain yang hilang pada 30 Juli.
Kecelakaan itu terjadi di tambang batu bara dekat Quetta, ibu kota provinsi Balochistan yang kaya sumber daya.
AFP melaporkan bahwa ledakan yang terjadi pada 29 Juli tersebut diyakini disebabkan oleh gas metana, dan operasi penyelamatan berlanjut hingga larut malam.
Otoritas Manajemen Bencana Balochistan menyatakan pada 30 Juli pagi bahwa, “Menurut laporan dari tim penyelamat di lokasi, 34 jenazah telah ditemukan sejauh ini.” Upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Saat ini belum diketahui berapa banyak penambang yang berada di dalam tambang pada saat ledakan terjadi.
Bencana tambang cukup umum terjadi di Pakistan, terutama di Balochistan.
Balochistan adalah provinsi terbesar di Pakistan dan juga wilayah termiskin di negara itu, tertinggal dari bagian lain negara itu dalam banyak indikator, termasuk pendidikan, lapangan kerja, dan pembangunan ekonomi.





