Terkini, Makassar – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi pelaku usaha sekaligus pencipta lapangan kerja melalui program APINDO Goes to Campus: Dari Kampus untuk Indonesia.
Program yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) APINDO XXXV ini akan digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada Senin, 3 Agustus 2026 mendatang.
Kuliah umum tersebut akan berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas dengan menghadirkan Ketua Umum APINDO, Shinta W. Kamdani, sebagai narasumber utama.
Dalam kesempatan itu, Shinta akan berbagi pandangan mengenai tantangan ekonomi global, perubahan dunia usaha, serta berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk menjadi entrepreneur, inovator, sekaligus pencipta lapangan kerja.
Mengusung tema “APINDO Goes to Campus: Dari Kampus untuk Indonesia – Membangun Generasi Entrepreneur dan Pencipta Lapangan Kerja di Tengah Ketidakpastian Global”, kegiatan ini dirancang sebagai wadah yang menjembatani dunia akademik dengan dunia usaha.
Mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman mengenai perkembangan ekonomi dan industri, kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, pentingnya membangun entrepreneurial mindset, serta strategi meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi global.
Selain penyampaian materi, peserta juga akan memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan Ketua Umum APINDO melalui sesi tanya jawab.
Forum tersebut diharapkan mampu membuka wawasan mahasiswa mengenai tantangan sekaligus peluang di dunia usaha dari perspektif pelaku industri.
Dalam siaran persnya, Ketum APINDO menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga berani membangun usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Melalui kegiatan ini, APINDO ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan usaha, membuka lapangan kerja, dan menjadi bagian dari solusi bagi tantangan ekonomi Indonesia,”imbuhnya.
APINDO menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dengan menjadikan mahasiswa sebagai motor inovasi dan penggerak pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dinilai menjadi langkah penting dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Tidak hanya mendapatkan wawasan strategis, peserta kuliah umum juga akan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari e-certificate, kesempatan mengenal Program APINDO UMKM Merdeka, hingga informasi mengenai peluang magang yang memberikan pengalaman langsung di dunia usaha.
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa dan sivitas akademika dari berbagai universitas maupun politeknik di Makassar.
Ia berharap berharap forum tersebut dapat menjadi ruang belajar, berdiskusi, memperluas jejaring, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.




