Imam Besar FBR Instruksikan Anggota Tak Sebarkan Berita Medsos Sebelum Dikroscek

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Imam Besar FBR Instruksikan Anggota Tak Sebarkan Berita Medsos Sebelum DikroscekNasional | sindonews | Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:03Dengarkan Berita

Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR) KH. Lutfi Hakim menginstruksi para anggotanya untuk tak sebarkan berita di media sosial (medsos) tanpa dikroscek terlebih dahulu. Hal itu ditujukan untuk menghindari kerusuhan pascaunjuk rasa pada Agustus 2025.

Lutfi meminta para anggota FBR untuk cerdas dan bijak dalam bermedia sosial. Ia pun meminta para anggota untuk memeriksa kebenaran berita di medsos sebelum menyebarluaskannya.

"Saya berpesan kepada seluruh anggota FBR terkait berita-berita di medsos, apa pun itu, tanpa dikroscek jangan disebarkan. Antisipasi agar kita cerdas dan bijak dalam bermedia sosial. Karena pada akhirnya yang rugi adalah kita sendiri," kata Lutfi dalam sambutannya di acara Milad ke-25 FBR, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga: FBR Desak Penerbitan Pergub Lembaga Adat-Kebudayaan Betawi, Pramono: Segera Kami Selesaikan

Lutfi pun mengajak para anggotanya untuk menjaga keamanan dan kondusivitas kampung-kampung di Jakarta. Ia menyerukan para anggotanya untuk menjaga Jakarta agar tidak dimamfaatkan oleh pihak tertentu.

Baca Juga:KPK Ungkap Konstruksi Perkara Suap Jabatan yang Jerat Bupati Kuansing

"Kerusuhan tahun lalu kita rugi. Karena di Senen itu, halte bus gambarnya adalah batik kebanggaan kita, batik tumpal, tapi hancur oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Lutfi.

"Nah, kita tidak ingin itu terjadi. Kita tetap percaya pemerintah kita bisa membawa kita lebih baik lagi," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FIFA Batal Jual Saham Piala Dunia usai UEFA Ancam Boikot
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Gematur Kecam Pembunuhan Sadis Remaja Putri di Nabire, Desak Aparat Usut Tuntas dan Hukum Pelaku Seberat-beratnya
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Rumah Tapak Jadi Andalan, Pra-Penjualan Lippo Cikarang Tembus Rp902 Miliar
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Frederik Kalalembang Minta Kasus Pembunuhan Warga Toraja di Nabire Ditangani Profesional dan Transparan
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Klaim Dapat Permintaan Mengejutkan dari Pemimpin Korea Selatan
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.