Ribuan Orang Mulai Padati Monas, Antusias Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Ribuan Orang Mulai Padati Monas, Antusias Ikuti Zikir dan Doa KebangsaanNasional | okezone | Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:09Dengarkan Berita

JAKARTA - Kawasan Monumen Nasional (Monas) mulai dipadati jamaah dari berbagai daerah pada Sabtu (1/8/2026) sore. Kedatangan mereka untuk mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berdasarkan pantauan Okezone, sekitar pukul 17.36 WIB, ribuan orang terlihat antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag). Mereka datang dengan mengenakan pakaian muslim berwarna putih.

Sebagian jamaah tampak masih bersantai dengan duduk berkumpul sebelum menuju panggung utama. Sebagian lainnya masih memadati area mushola yang disediakan panitia penyelenggara untuk menunaikan ibadah Sholat Magrib.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Para jamaah juga akan mengikuti Selawat Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan turut menghadiri acara tersebut. Sebanyak sekitar 100 ribu jamaah dari berbagai wilayah diperkirakan hadir dalam kegiatan ini.

Baca Juga:KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser dalam OTT Kuansing

"Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan zikir dan doa kebangsaan ini akan dihadiri kurang lebih 100 ribu peserta, dari Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan wilayah penyangga lainnya," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono dalam apel sambutan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 1 Agustus 2026.

"Yang perlu kita garis bawahi bersama bahwa kegiatan ini akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia beserta pejabat negara dan undangan VIP," sambungnya.

Dekananto mengatakan, kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut merupakan agenda nasional. Ia meminta jajarannya tidak menganggap kegiatan itu sebagai acara biasa.

"Saya ulangi bahwa kegiatan hari ini akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia dan juga pejabat negara serta undangan VIP lainnya. Untuk itu saya mengingatkan kembali bahwa ini adalah agenda nasional, sehingga tidak boleh dianggap kegiatan yang normatif atau kegiatan yang biasa-biasa saja," ujarnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7.643 Aparat Gabungkan Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Malam Nanti
• 7 jam laludetik.com
thumb
Toyota Ungkap Kuasai 65 Persen Market Share Hybrid di Indonesia
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Imam Besar FBR Instruksikan Anggota Tak Sebarkan Berita Medsos Sebelum Dikroscek
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Pertamina Turunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026, Cek Harga Terbarunya! | KOMPAS SIANG
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Sukses Imbangi Vietnam di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura: Sebenarnya Kami Bisa Menang
• 7 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.