jakarta.jpnn.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GP Al-Washliyah) Aminullah Siagian mendukung komitmen Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalakan semangat pengabdian, integritas, dan keteladanan almarhum Hoegeng Iman Santoso di internal Polri.
"Semangat Jenderal Hoegeng tidak boleh hanya menjadi bagian dari sejarah,” kata Aminullah Siagian, Sabtu (1/8).
BACA JUGA: Kapolri Ingin Jadi Aktivis setelah Pensiun, Pengin Demonstrasi
Aminullah Siagian menjelaskan semangat Hoegeng harus tetap menyala di polri.
“Nilai-nilai kejujuran, keberanian, integritas, kesederhanaan, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat harus terus menjadi obor yang menerangi institusi Polri," ujar Aminullah Siagian.
BACA JUGA: Kapolri Izinkan Warga Sipil Duduki Jabatan di Polri
Menurut Aminullah, figur Jenderal Hoegeng merupakan simbol kepemimpinan yang bersih dan berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Aminullah Siagian menjelaskan keteladanan itu sangat relevan dengan tantangan Polri saat ini yang dituntut makin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.
BACA JUGA: Polri Ungkap Jaringan Judol Internasional, PP HIMMAH: Bukti Kapolri Jalankan Arahan Krusial Presiden Prabowo
"Hoegeng telah memberikan teladan bahwa seorang pemimpin kepolisian harus berdiri di atas kepentingan hukum, bukan kepentingan pribadi ataupun kelompok. Nilai itulah yang harus terus diwariskan kepada setiap anggota Polri, dari tingkat Mabes hingga pelosok daerah," katanya.
Aminullah menilai Hoegeng Awards bukan sekadar ajang penghargaan bagi anggota Polri yang berprestasi.
Menurut dia, ajang itu juga menjadi pengingat bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun institusi kepolisian yang kuat.
Aminullah Siagian berharap penghargaan itu mampu melahirkan makin banyak personel yang bekerja dengan hati, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Aminullah Siagian juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut memberikan dukungan kepada Polri yang terus melakukan pembenahan internal. Menurutnya, kritik yang konstruktif perlu disampaikan sebagai bentuk kepedulian.
Namun, setiap capaian dan langkah positif aparat penegak hukum juga patut mendapatkan apresiasi.
"Kepercayaan publik terhadap Polri dibangun melalui kerja nyata. Oleh karena itu, semangat Hoegeng harus benar-benar menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan," tegasnya.
Menurut dia, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya ketika anggota Polri menunjukkan integritas, profesionalisme, keberanian memberantas kejahatan, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
"GP Al-Washliyah percaya apabila semangat Hoegeng terus dijaga dan dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, Polri akan makin dicintai masyarakat dan makin kokoh sebagai institusi penegak hukum yang profesional, modern, dan tepercaya," kata Aminullah. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




