Tren Administrasi Paperless Meningkat, Penggunaan e-Materai Terus Disosialisasikan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemanfaatan dokumen elektronik dalam layanan pemerintahan terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai instansi. 

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan sistem yang mampu menjamin keabsahan dokumen sekaligus menjaga keamanan transaksi elektronik.

Salah satu instrumen yang kini semakin banyak digunakan ialah Meterai Elektronik. Selain berfungsi sebagai bukti pembayaran bea meterai pada dokumen digital, Meterai Elektronik atau e-Materai membantu memastikan keaslian dokumen, menjaga integritas data, sekaligus mengurangi risiko pemalsuan dalam layanan berbasis digital.

Pemanfaatan meterai elektronik dinilai mampu membuat proses administrasi lebih efisien karena pembubuhan meterai dapat dilakukan secara daring tanpa bergantung pada dokumen fisik. 

Cara ini mendukung penerapan layanan tanpa kertas (paperless), mempercepat proses administrasi, sekaligus memungkinkan dokumen diproses kapan saja dari berbagai lokasi.

Proses verifikasi meterai elektronik tidak hanya memastikan keaslian meterainya, tetapi juga memeriksa keterikatannya dengan dokumen asli. Oleh karena itu setiap perubahan pada isi dokumen dapat terdeteksi sehingga keamanan administrasi digital lebih terjaga.

Upaya memperluas pemanfaatan teknologi tersebut dilakukan Peruri melalui sosialisasi penggunaan dan verifikasi Meterai Elektronik kepada Badan Karantina Indonesia (Barantin) di Jakarta. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pejabat karantina mengenai penggunaan meterai elektronik sekaligus mendorong penerapannya dalam layanan administrasi yang digunakan masyarakat.

Head of Digital Commercial Peruri Shitta Marsela mengatakan implementasi dan verifikasi Meterai Elektronik tidak hanya memastikan dokumen berstatus valid, tetapi juga menjamin meterai tetap terikat dengan dokumen aslinya.

"Proses implementasi dan verifikasi Meterai Elektronik tidak hanya sebatas memastikan status dokumen valid, tetapi juga memastikan Meterai Elektronik tetap terikat dengan dokumen aslinya. Dengan pemahaman tersebut, para pejabat karantina diharapkan dapat melakukan pemeriksaan dokumen digital secara lebih akurat, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Shitta.

Dalam kesempatan itu, Peruri turut memperkenalkan berbagai cara pembubuhan Meterai Elektronik, termasuk melalui aplikasi Meterai Desktop yang memungkinkan pengguna membubuhkan meterai langsung dari komputer tanpa perlu mengunggah dokumen ke platform lain. 

Langkah tersebut diharapkan dapat mempermudah pemanfaatan administrasi digital yang lebih cepat, aman, dan efisien.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rieke Diah Pitaloka Beri Pesan Perpisahan Usai Meninggalnya Pelukis Nasirun
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Polisi: Ledakan di Grand Polonia Medan Akibat Gas, Titik Kebocoran Ditemukan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Waka Komisi III DPR Bahtra Banong Serap Aspirasi Warga Kabupaten Kolaka
• 5 jam laludetik.com
thumb
Pemkab Bengkulu Tengah usulkan 212 hektare program replanting sawit
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
BGN Setuju Usulan Bulog soal MBG Pakai Beras Premium Fortifikasi
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.