Ratusan Imigran Maroko Bentrok dengan Aparat Gegara Terobos Perbatasan Spanyol

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Bentrokan kembali pecah antara pasukan keamanan Maroko dan ratusan imigran yang mencoba menerobos perbatasan menuju Melilla, wilayah otonom yang dikelola Spanyol, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Sejumlah rekaman video yang diunggah oleh aktivis di media sosial serta media lokal Maroko memperlihatkan konfrontasi yang sengit antara kelompok imigran dan personel keamanan.

Baca Juga :
69.500 Imigran Kembali ke Maroko, Korban Jiwa Capai 67 Orang
Buat Halau Imigran dari Maroko, Pemerintah Spanyol Pasang Penghalang di Lepas Pantai Ceuta

Portal berita Maroko, Hibapress, melaporkan bahwa bentrokan tersebut terjadi menyusul upaya penyerbuan massal di pos lintas perbatasan.

Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah petugas keamanan dan imigran terluka.

Media tersebut melaporkan pihak berwenang telah menangkap 50 orang yang terlibat dalam aksi penerobosan.

Akibat upaya penyeberangan massal yang berulang, Pos Perbatasan Beni Ansar yang menghubungkan Kota Beni Ansar di Maroko dengan Melilla terpaksa ditutup selama dua hari berturut-turut.

Penutupan jalur darat itu mengganggu arus perjalanan masyarakat, khususnya warga diaspora Maroko yang akan kembali dari luar negeri.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Spanyol, sekitar 48.300 orang telah kembali ke Maroko hingga Jumat (31/7) pukul 16.00 GMT atau 23.00 WIB dari total perkiraan 60.000 imigran yang sempat memasuki wilayah Ceuta dalam beberapa hari terakhir.

Otoritas Spanyol menyatakan sejumlah imigran tewas tenggelam saat berusaha berenang menuju Ceuta, sementara beberapa korban jiwa lainnya meninggal akibat terinjak-injak dalam kerumunan di dekat pagar perbatasan.

Jumlah jenazah yang berhasil dievakuasi di wilayah Spanyol kini meningkat menjadi 57 korban, sementara operasi pencarian masih terus dilakukan di tengah kekhawatiran adanya korban hilang lainnya.

Dalam beberapa hari terakhir, puluhan ribu warga Maroko berkumpul di sekitar pagar perbatasan dalam upaya mencapai Ceuta dan Melilla untuk melanjutkan perjalanan ke Eropa, melalui jalur migrasi nonprosedural.

Ceuta dan Melilla merupakan dua wilayah kantong yang berada di bawah administrasi Spanyol di pesisir utara Maroko, sekaligus menjadi satu-satunya perbatasan darat langsung antara Uni Eropa dan benua Afrika. (ant)

Baca Juga :
Imigran Ngaku Dibantu Polisi Maroko Menyeberang ke Ceuta
Spanyol: Hampir Semua Imigran yang Masuki Ceuta Pulang ke Maroko
Spanyol dan Maroko Sepakat Deportasi Imigran Ilegal yang Menyebrang ke Ceuta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IPW, Kuasa Hukum Febrie & Abraham soal Konstruksi Kasus Eks Jampidsus, Dikaburkan atau Strategi?
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
PIHPS Catat Telur Ayam Hari Ini Rp29.650 Per Kg, Bawang Merah Rp40.450 per Kg
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Link dan Cara Ikut Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka 2026, Kapan Pendaftaran Dibuka?
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Jakarta Godok Rencana Pajak Kendaraan Listrik, Dilakukan Secara Bertahap
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Blak-Blakan! James Riady Minta ini ke Prabowo
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.