Tersingkir di Piala Presiden, Port FC Alihkan Fokus Evaluasi dan Pemulihan Pemain

beritajatim.com
1 jam lalu
Cover Berita

Surabaya (beritajatim.com) – Langkah Port FC di ajang Piala Presiden 2026 harus terhenti setelah takluk 1-2 dari Persebaya Surabaya pada laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Dua gol kemenangan Bajul Ijo dicetak Miguel Pereira pada menit ke-40 dan Alex Martins pada menit ke-47, sementara tim asal Thailand gagal mempertahankan peluang melaju ke babak berikutnya.

Kekalahan tersebut menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih Port FC, Sarawut Treephan. Ia menilai kartu merah pada babak kedua serta lemahnya pertahanan menjadi faktor utama yang membuat timnya gagal mempertahankan status sebagai juara bertahan.

“Tentu saja kami sangat kecewa karena kami tidak lolos. Sepanjang pertandingan, kami kehilangan satu pemain karena kartu merah di babak kedua. Mengenai gol yang tercipta, kami kebobolan dengan sangat mudah,” ujar Sarawut usai pertandingan.

Selain mengevaluasi performa tim, Sarawut mengungkapkan bahwa fokus berikutnya adalah memulihkan kondisi para pemain yang mengalami cedera sebelum kembali ke Thailand.

“Hal-hal seperti ini harus kami perbaiki sekembalinya kami ke Thailand. Selain itu, kami juga harus memikirkan para pemain yang mengalami cedera, seperti Kakana dan Lucas, agar mereka bisa segera pulih saat kembali ke Thailand nanti,” tambahnya.

Sementara itu, penjaga gawang Port FC, Michael Aksel, mengakui ketatnya persaingan di Piala Presiden 2026. Menurutnya, kualitas klub-klub Indonesia membuat setiap pertandingan berjalan sulit, meski Port FC datang dengan status juara bertahan.

“Saya memiliki rasa hormat yang besar kepada seluruh tim di sini dan melihat kualitas yang mereka miliki. Tidak mudah untuk bermain di sini. Namun sekali lagi, ini adalah kekecewaan besar bagi kami. Sebagai juara bertahan, kami tidak dapat tampil lebih baik di dua pertandingan terakhir,” ungkap Michael.

Ia juga menilai timnya masih berada dalam fase transisi pada masa pramusim, terlebih harus bermain dengan 10 pemain saat tertinggal dua gol.

“Saya pikir kami sudah berusaha, tetapi pada akhirnya kami adalah tim baru dengan banyak pemain baru, dan ini masih sangat awal di masa pre-season. Bermain dengan 10 pemain dan tertinggal dua gol adalah situasi yang sangat, sangat sulit. Kami sudah mencoba segalanya, tapi ya belum rezeki kami hari ini,” tutupnya. (way/kun)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rumah Polisi di Karawang Dirusak OTK, Diduga Terkait Penyelidikan Obat Terlarang
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Hukum kemarin, hakim dijatuhi sanksi hingga pilot jadi kurir ekstasi
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayinya Ditemukan Tewas
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Krisis Ceuta: Prancis tegaskan Spanyol tak boleh keluar dari Schengen
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
5 Hal Diketahui dari Kebakaran Parkiran Hotel Pullman
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.