Otoritas Saham AS Dorong Penghapusan Kewajiban Laporan Kuartalan Perusahaan

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), Paul Atkins, membela proposal.

Otoritas Saham AS Dorong Penghapusan Kewajiban Laporan Kuartalan Perusahaan. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), Paul Atkins, membela proposal untuk mengizinkan perusahaan mengungkapkan hasil keuangan mereka dua kali setahun, alih-alih setiap kuartal.

Dilansir dari Yahoo Finance pada Sabtu (1/8/2026), proposal tersebut mendapat ribuan komentar negatif yang mendesak SEC untuk tidak mengurangi persyaratan pelaporan.

Baca Juga:
Penjualan BYD Global Naik Dua Bulan Berturut-turut, Tumbuh 5,5 Persen secara Tahunan

"Ketika orang mengatakan, oh, ini bisa kurang transparan atau semacamnya, kita saat ini memiliki aturan yang terlalu menyamaratakan," kata Atkins dalam sebuah wawancara.

"Apa yang harus saya katakan kepada perusahaan bioteknologi yang belum menghasilkan pendapatan, yang telah go public dan sedang menunggu persetujuan untuk produk tertentu, sehingga mereka terkadang bertahun-tahun tak mencatat pendapatan apa pun. Mereka saat ini tetap harus merilis laporan tiap kuartal," ujarnya.

Baca Juga:
OpenAI Resmi Rilis Model AI GPT-5.6 Secara Global

SEC menerima 200.000 komentar, sebagian besar menentang, terutama dari manajer aset dan kelompok advokasi investor ritel.  

Sebuah pelacak yang dibuat oleh seorang profesor akuntansi di Universitas Negeri Ohio menunjukkan 99,5 persen komentar publik yang diterima SEC menentang proposal tersebut.

Baca Juga:
Bank Diminta Segera Sesuaikan Tingkat Suku Bunga Secara Bertahap

Para penentang perubahan aturan khawatir bahwa pelaporan setengah tahunan akan memudahkan perusahaan untuk menyembunyikan masalah keuangan, memungkinkan insider trading, dan menciptakan persaingan yang tidak adil.

Ketika ditanya apakah SEC akan melakukan perubahan pada proposal tersebut mengingat banyaknya umpan balik negatif, Atkins mengatakan SEC ingin mendengar dari semua pemangku kepentingan dan sedang mendengarkan, tetapi satu hal yang muncul dalam banyak surat adalah kesalahpahaman tentang inti proposal itu.

Dia menegaskan bahwa proposal tersebut tidak mencegah pelaporan triwulanan, tetapi hanya menciptakan opsi laporan setengah tahunan.

 "Proposal ini memberi perusahaan pilihan untuk melakukannya setengah tahunan. Anda tetap dapat mengungkapkan pendapatan triwulanan, Anda dapat melakukan panggilan pendapatan, panduan, dan hal-hal semacam itu," kata Atkins.

 Badan tersebut kekurangan dua komisaris, dan tiga komisaris yang tersisa semuanya berasal dari Partai Republik yang pro-pebisnis, sehingga kemungkinan besar proposal tersebut akan disetujui. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pertandingan Laos vs Filipina di Piala AFF 2026: The Azkals Menang Telak
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penyaluran Bantuan Beras Tahap II Bakal Dimulai 17 Agustus
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
LCC Empat Pilar MPR RI Sumbar Resmi Dibuka, Sembilan Sekolah Bersaing
• 17 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Bigmo Dilaporkan ke Polisi Gegara Libatkan Anak Kecil saat Promosi Vape di Siaran Langsung, Berujung Klarifikasi
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Tumbuh Berkelanjutan, Patra Jasa Catatkan Berbagai Capaian Strategis
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.