VIVA – Peta persaingan fase grup Piala AFF 2026 mulai mengerucut menjelang laga-laga penentu di Grup A maupun Grup B. Salah satu skenario yang bisa terjadi yakni Timnas Indonesia bertemu Malaysia di babak semifinal.
Skenario tersebut bukan isapan jempol belaka mengingat format silang antargrup yang diterapkan panitia. Juara Grup A akan berhadapan dengan runner-up Grup B, sedangkan runner-up Grup A ditantang juara Grup B pada babak empat besar yang digelar dengan sistem kandang-tandang mulai 15 Agustus 2026.
Artinya, ada dua jalur berbeda yang bisa membuat Garuda dan Harimau Malaya saling berhadapan di semifinal. Skenario pertama terjadi jika Timnas Indonesia finis sebagai juara Grup A sementara Malaysia hanya mampu finis sebagai runner-up Grup B.
Skenario kedua justru berlaku sebaliknya, yakni saat Indonesia harus puas finis di posisi kedua Grup A namun Malaysia berhasil menyudahi fase grup sebagai juara Grup B. Kedua kemungkinan ini sama-sama realistis mengingat ketatnya persaingan di kedua grup jelang matchday-matchday akhir.
- PSSI
Di Grup A, Timnas Indonesia asuhan John Herdman saat ini menempel ketat Singapura yang masih memuncaki klasemen sementara. Skuad Garuda tinggal menyisakan dua laga krusial, yakni menjamu Vietnam di Stadion Pakansari sebelum menutup fase grup dengan melawat ke markas Singapura.
Jika Indonesia mampu memetik kemenangan pada dua laga tersisa tersebut, peluang finis sebagai juara Grup A pun terbuka lebar. Sebaliknya, hasil imbang atau kekalahan berpotensi membuat Indonesia harus puas berada di posisi runner-up grup.
Sementara itu, situasi di Grup B juga tak kalah menarik usai Thailand sukses mengkudeta puncak klasemen dari Malaysia berkat kemenangan 2-0 di Stadion Rajamangala. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi enam poin, namun Thailand unggul selisih gol setelah baru memainkan dua pertandingan dibanding Malaysia yang sudah tiga kali bertanding.
Laga-laga sisa Grup B, termasuk pertandingan Malaysia kontra Filipina, berpotensi menjadi penentu siapa yang akhirnya keluar sebagai juara maupun runner-up grup. Jika Malaysia gagal mengejar poin Thailand hingga matchday terakhir, Harimau Malaya otomatis akan finis sebagai runner-up dan berpeluang menantang juara Grup A di semifinal. (fan)





