REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan Kampung Quran Rusunawa Penjaringan di Jakarta Utara,Jumat (31/7/2026). Kampung itu disiapkan sebagai pusat pembelajaran Alquran sekaligus ruang pembinaan karakter dan pemberdayaan warga rusun.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, keberadaan Kampung Quran itu bukan sekadar tempat membaca dan menghafal Alquran. Menurut dia, Kampung Quran juga akan menjadi ruang tumbuh yang aman dan kondusif untuk mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Kepada Kader PSI, Jokowi: Silakan Datang ke Solo Kalau Ada Masalah
PM Thailand Lawatan ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026
Jokowi Kini Bergelar Raja Timor, Targetkan PSI Menang Pemilu 2029
“Saya menyampaikan apresiasi kepada UPRS IV Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, LPTQ Kota Jakarta Utara, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan Kampung Quran ini,” kata dia melalui keterangannya, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Wagub, pembinaan keagamaan di lingkungan hunian perlu diarahkan pada pembentukan karakter anak dan remaja. Melalui kegiatan membaca, menghafal, dan memahami Alquran, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, peduli, dan bermanfaat bagi lingkungan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara menjadi salah satu tower yang diresmikan Gubernur DKI Anies Rasyid Basweedan pada Kamis (18/8/2022). - (@aniesbaswedan)
Rano menambahkan, kehadiran Kampung Quran sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta membangun kota global yang tetap memiliki fondasi sosial dan spiritual yang kuat. Pasalnya, kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat diharapkan memperkuat sikap toleran dan nilai kebajikan dalam kehidupan bersama.
“Kami ingin Kampung Quran ini menjadi pilot project sekaligus inspirasi bagi lahirnya Kampung Quran di berbagai wilayah lain di Jakarta, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Rano.
Ia memastikan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung kolaborasi LPTQ dan masyarakat dalam memperluas pembinaan keagamaan di lingkungan permukiman. Hal itu dilakukan untuk memperkuat syiar Islam, kepedulian sosial, dan kebersamaan.