JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Jakarta akan cerah sepanjang hari ini, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca cerah akan berlangsung sejak pagi hingga malam di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, serta Kepulauan Seribu.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diprakirakan cerah. Kondisi tersebut berlanjut pada siang, sore, hingga malam hari.
BMKG juga memprediksi suhu udara di Jakarta hari ini berkisar 26 hingga 35 derajat celsius dengan tingkat kelembapan udara 42 hingga 86 persen.
Baca juga: Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pengelola Ungkap Alasannya, Pramono Minta Dibongkar
DKI Siapkan Opsi Modifikasi Cuaca saat KemarauDi tengah cuaca cerah yang mendominasi dalam beberapa pekan terakhir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka opsi melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendatangkan hujan apabila diperlukan selama musim kemarau.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, langkah tersebut dapat diambil karena Jakarta sudah hampir dua hingga tiga pekan tidak diguyur hujan.
"Kalau memang diperlukan, modifikasi cuaca saya izinkan. Karena memang sekarang ini hampir dua sampai tiga minggu tidak pernah ada hujan," kata Pramono di Jakarta, Kamis (30/7/2026), dikutip dari Antara.
Menurut Pramono, mekanisme operasi modifikasi cuaca kali ini berbeda dengan saat musim hujan.
Jika sebelumnya rekayasa cuaca dilakukan untuk mengurangi hujan dengan mendorong awan hujan ke laut, kali ini tujuannya justru mendatangkan hujan ke wilayah Jakarta.
"Nanti akan kita putuskan untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah melakukan rekayasa cuaca di Jakarta. Karena selama ini yang kita lakukan mendorong hujan ke laut. Kali ini untuk membuat hujan di Jakarta," ujar dia.
Baca juga: Pendaftaran Kartu Gratis Transjakarta Dibuka di 2 Lokasi CFD Hari Ini, Kuota Terbatas
BMKG Prediksi Kemarau Berlangsung hingga SeptemberBMKG sebelumnya mengingatkan fenomena El Nino 2026 telah aktif dan berpotensi mencapai level sangat kuat.
Kondisi tersebut diperkirakan menyebabkan musim kemarau lebih kering dan berlangsung lebih panjang di sebagian besar wilayah Indonesia.
BMKG memprediksi puncak musim kemarau pada Agustus 2026 terjadi di 369 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 48,84 persen wilayah daratan Indonesia.
Sementara pada September, puncak kemarau diperkirakan masih terjadi di 169 ZOM atau 25,41 persen wilayah daratan.
Dengan kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu langkah antisipasi apabila kondisi di lapangan dinilai memerlukan intervensi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




