Ketika Pelatih Aston Villa Unai Emery Penasaran Ingin Latih Timnas Indonesia

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Nama Unai Emery tiba-tiba muncul dalam perbincangan sepak bola Indonesia. Pelatih Aston Villa tersebut mengaku memiliki ketertarikan untuk menangani Timnas Indonesia jika suatu hari mendapat kesempatan dan tawaran yang datang pada waktu yang tepat.

Pernyataan itu disampaikan Emery setelah memimpin Aston Villa menghadapi Indonesia All Stars dalam laga uji coba pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Bagi Emery, ketertarikan terhadap Timnas Indonesia bukan semata-mata karena pertandingan yang baru saja dijalani. Pelatih asal Spanyol itu melihat sepak bola sebagai sesuatu yang memiliki daya tarik universal. Di mana pun sepak bola dimainkan, menurutnya, selalu ada tantangan dan pengalaman baru yang bisa memberikan energi bagi seorang pelatih.

Karena itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan menangani Timnas Indonesia, Emery tidak menutup pintu.

“Tentu saja (tertarik latih Timnas Indonesia). Saya selalu memiliki gairah terhadap sepak bola, di mana pun saya berada dan dengan tim mana pun saya bekerja,” ujar Unai Emery usai laga Aston Villa melawan Indonesia All Stars, dikutip Minggu (2/8).

Pernyataan tersebut menarik perhatian karena Emery selama kariernya lebih banyak dikenal sebagai pelatih klub. Ia pernah menangani sejumlah klub besar Eropa, termasuk Paris Saint-Germain (PSG), Arsenal, Villarreal, hingga Aston Villa.

Namun, sampai sekarang Emery belum pernah merasakan pengalaman menjadi pelatih kepala sebuah tim nasional.

Karena itu, kemungkinan melatih sebuah negara pada masa mendatang menjadi pengalaman yang tampaknya menarik bagi pelatih berusia 54 tahun tersebut.

Meski membuka kemungkinan, Emery tidak ingin pernyataannya ditafsirkan sebagai sinyal bahwa dirinya akan segera meninggalkan Aston Villa.

Ia justru menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya tetap bersama klub asal Inggris tersebut.

“Namun untuk saat ini saya sangat bahagia berada di tempat saya sekarang, Aston Villa,” sambung Emery.

Jawaban itu menunjukkan bahwa ketertarikan Emery terhadap Timnas Indonesia lebih bersifat kemungkinan pada masa depan. Belum ada pembicaraan mengenai posisi pelatih Timnas Indonesia, apalagi tawaran resmi dari PSSI kepada mantan pelatih PSG tersebut.

Terpukau Gairah Sepak Bola Indonesia

Kehadiran Emery di Jakarta menjadi bagian dari tur pramusim Aston Villa di Asia.

Laga melawan Indonesia All Stars menjadi kesempatan bagi Emery untuk melihat secara langsung atmosfer sepak bola Indonesia. Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipenuhi penonton memberikan gambaran mengenai besarnya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

Aston Villa memang datang dengan tujuan utama mempersiapkan tim menghadapi musim baru. Namun, pertandingan melawan Indonesia All Stars juga memberikan pengalaman berbeda bagi Emery dan para pemainnya.

Di atas lapangan, Aston Villa mampu menunjukkan kualitas mereka dengan mengalahkan Indonesia All Stars 3-1.

Emiliano Buendia membuka keunggulan Aston Villa ketika pertandingan baru berjalan empat menit.

Keunggulan tersebut bertahan hingga penghujung babak pertama sebelum Ross Barkley menggandakan skor pada menit ke-45.

Memasuki babak kedua, Aston Villa kembali mencetak gol. Brian Madjo membawa tim asal Inggris itu unggul 3-0 pada menit ke-47.

Indonesia All Stars baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 melalui Arkhan Kaka.

Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Meski menang, Emery tidak melihat laga tersebut sebagai pertandingan yang mudah. Ia justru memberikan apresiasi terhadap permainan Indonesia All Stars yang dinilainya mampu memberikan perlawanan.

“Kami mendapatkan ritme permainan yang kami butuhkan, sementara lawan juga menunjukkan kualitas mereka. Mereka memainkan sepak bola yang baik dari sisi taktik dan bertahan dengan sangat solid. Secara keseluruhan, saya rasa ini adalah pertandingan yang sukses,” terang Emery.

Emery Puas dengan Performa Aston Villa

Bagi Emery, hasil pertandingan bukan satu-satunya tujuan Aston Villa dalam laga pramusim tersebut.

Pelatih yang sukses membawa Aston Villa meraih gelar Liga Eropa 2025/2026 itu ingin memastikan seluruh pemain mendapatkan menit bermain yang cukup sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim baru.

“Kami benar-benar mencapai tujuan yang kami inginkan. Pertandingan ini berlangsung kompetitif dan kami berusaha memberikan sekitar 45 menit bermain kepada setiap pemain,” jelasnya.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Aston Villa tidak datang ke Indonesia hanya untuk mengejar kemenangan.

Tur pramusim menjadi bagian penting dalam membangun kembali kesiapan fisik dan taktik tim sebelum menghadapi musim kompetisi yang panjang.

Emery pun melihat laga menghadapi Indonesia All Stars sebagai kesempatan untuk menguji para pemainnya dalam atmosfer yang berbeda.

Di sisi lain, pertandingan tersebut juga memperlihatkan bahwa sepak bola Indonesia mulai mendapatkan perhatian dari klub-klub besar Eropa.

Indonesia memiliki basis suporter yang besar dan gairah sepak bola yang sangat kuat. Faktor tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pemain maupun pelatih yang datang ke Tanah Air.

Pernah Menangani Klub-Klub Besar Eropa

Ketertarikan Emery terhadap sepak bola Indonesia tentu tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang kariernya.

Pelatih kelahiran Hondarribia, Spanyol, tersebut telah memiliki pengalaman menangani sejumlah klub besar Eropa.

Salah satu periode penting dalam kariernya terjadi ketika ia dipercaya menangani Paris Saint-Germain. Bersama klub Prancis tersebut, Emery mendapatkan pengalaman menghadapi tekanan tinggi dan tuntutan meraih gelar.

Ia kemudian melanjutkan karier ke Inggris bersama Arsenal sebelum kembali menemukan kesuksesan di Spanyol bersama Villarreal.

Bersama Villarreal, Emery berhasil mempersembahkan gelar Liga Europa 2020/2021.

Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti kemampuan Emery dalam menangani kompetisi Eropa.

Kariernya kemudian berlanjut bersama Aston Villa. Di klub tersebut, Emery kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pelatih elite Eropa.

Pengalaman panjang tersebut membuat pernyataan Emery mengenai peluang melatih Timnas Indonesia menjadi menarik.

Sebab, jika suatu hari benar-benar terjadi, Timnas Indonesia akan mendapatkan pelatih dengan pengalaman menghadapi berbagai karakter pemain, kompetisi, dan tekanan sepak bola level tinggi.

Namun, untuk saat ini semua itu masih sebatas kemungkinan.

Fokus Aston Villa, Timnas Indonesia Masih Jadi Angan

Pernyataan Emery mengenai ketertarikannya menangani Timnas Indonesia tentu menjadi kabar menarik bagi pencinta sepak bola Tanah Air.

Apalagi Timnas Indonesia saat ini sedang berada dalam fase penting untuk membangun kekuatan dan meningkatkan level persaingan di Asia Tenggara maupun Asia.

Kehadiran pelatih dengan pengalaman seperti Emery tentu akan menjadi sesuatu yang menarik untuk dibayangkan.

Namun, Emery sendiri telah memberikan penegasan bahwa dirinya masih menikmati pekerjaannya bersama Aston Villa.

Artinya, tidak ada indikasi bahwa ia akan segera meninggalkan klubnya untuk menangani Timnas Indonesia.

Pernyataan tersebut lebih tepat dipandang sebagai keterbukaan seorang pelatih terhadap kemungkinan baru dalam perjalanan kariernya.

Sepak bola Indonesia pun kini semakin sering menjadi tujuan klub-klub Eropa untuk menjalani agenda pramusim. Kedatangan Aston Villa ke Jakarta menjadi salah satu contoh bagaimana Indonesia memiliki daya tarik sebagai pasar sekaligus negara dengan gairah sepak bola yang besar.

Bagi Emery, pengalaman berada di Jakarta setidaknya membuka satu kemungkinan baru dalam pikirannya.

Jika suatu hari ada tawaran yang datang pada waktu yang tepat, pintu untuk menangani Timnas Indonesia ternyata tidak sepenuhnya tertutup.

Untuk sekarang, Emery masih menjadi bagian dari Aston Villa.

Sementara bagi Timnas Indonesia, pernyataan pelatih berpengalaman tersebut menjadi sebuah cerita menarik tentang bagaimana sepak bola Indonesia perlahan semakin mendapatkan perhatian dari nama-nama besar dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gowes Lintas Sumatera, Pesepeda Bawa Misi Selamatkan Hutan dan Orangutan
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kepala BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi
• 8 detik lalumetrotvnews.com
thumb
Tersingkir di Piala Presiden, Port FC Alihkan Fokus Evaluasi dan Pemulihan Pemain
• 21 jam laluberitajatim.com
thumb
Pesawat Jatuh di Dekat Situs Wisata Terkenal, Semua Penumpang Tewas
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Video Pertengkaran Diungkap Ruben Onsu, Kini Sarwendah Beberkan Perselingkuhan: Beliau Mengakui
• 2 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.