Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Minggu (2/8/2026) WITA. Semburan kolom abu vulkaniknya mencapai 1.000 meter di atas puncak.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan kolom abu vulkanik berwarna kelabu teramati memiliki intensitas tebal condong ke arah Barat dan Barat Laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18.5 mm dan durasi ± 2 menit 27 detik.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Awas, Tercatat 97 Kali Gempa Vulkanik Dalam
Baca Juga:Mabes TNI Tanggapi Adanya Prajurit Aktif Terlibat Korupsi MBG"Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 02 Agustus 2026 pukul 17:12 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 2.584 m di atas permukaan laut)," sebut PVMBG pada Minggu (2/8/2026)
PVMBG menyebutkan, saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III atau Siaga dengan rekomendasi, pertama masyarakat di sekitar lokasi dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Km dari pusat erupsi. Kedua, masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya."Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote," imbau PVMBG.
Baca juga: BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Keempat, masyarakat diimbau memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. Kelima, pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi.
#daerah




