Profil Trisno PAS Band, Bassist Legendaris yang Meninggal Dunia Karena Gagal Ginjal, Sempat Jalani Operasi

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Simak profil Trisno PAS Band, bassist legendaris yang dikabarkan meninggal dunia karena penyakit gagal ginjal. Sebelum tutup usia, Trisno sempat menjalani operasi hingga kritis di ruang ICU.

Adapun Bassist PAS Band, Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno itu meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) sore di Kota Bandung, Jawa Barat. Trisno menghembuskan napas terakhirnya di usia 55 tahun.

Sehari sebelum kabar duka itu diumumkan, drummer PAS Band, Sandy Andarusman, mengatakan Trisno tengah kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU). Trisno diketahui mengalami sejumlah komplikasi pada organ vital.

Ia menderita gangguan liver, hipertensi, hingga gagal ginjal.Kondisi ginjalnya disebut hanya berfungsi sekitar lima persen sehingga mengharuskannya menjalani prosedur cuci darah.

Dikabarkan meninggal dunia, lantas seperti apa profil Trisno PAS band? Simak penjelasannya.

Profil Trisno PAS Band

Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Triano adalah seorang pemain bass dari grup musik Indonesia PAS Band. Ia adalah adik kandung dari Bengbeng (gitaris PAS Band).

Keduanya, bersama Yukie dan anggota lainnya, membesarkan nama band rock asal Bandung tersebut. Di luar Pas Band, Trisno juga adalah guru bahasa Jerman.

Trisno lahir pada 16 Agustus 1970. Ia meninggal dunia di usianya yang ke 55 tahun. Trisno dikenal sebagai bassist berbakat. Ia turut membangun karakter dan melahirkan karya di dalam album-album PAS Band.

Tak hanya itu, ia juga menciptakan beberapa lagu populer bersama bandnya, seperti "Permata yang Hilang", "Jengah", dan "Schiebung des Mädchen".

 

Melansir Kompas.com, PAS Band bukanlah band kacangan. Band ini sudah berkiprah lebih dari 30 tahun di industri musik Tanah Air.

Didirikan tahun 1991 di Kota Bandung, Pas Band lahir dengan formasi awal Yuki (vokal), Bengbeng (gitar), Trisno (Bass), dan Richard Mutter (drum). Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada 1998, Richard hengkang dari Pas Band karena alasan tertentu.

Setelah vakum selama dua tahun, tepatnya pada 2001, Sandy Andarusman secara resmi ditetapkan mengisi kekosongan Pas Band. 13 tahun berjalan dengan Sandy sebagai drummer, secara mengejutkan Richard Mutter kembali tergabung bersama Pas Band pada 2014, sekaligus mengubah format band menjadi memiliki dua orang drummer.

Selama 30 tahun berkarya, Pas Band menorehkan deretan pencapaian. Mulai dari album “4 Through The Sap”, “In (No) Sensation” pada 1995 dengan singlenya yang berjudul “Impresi”. Dilanjutkan bersama dengan rentetan album-album lainnya seperti “Indieviduality” (1997), “Psycho I.D” (1998), “Ketika” (2001).

Kemudian “Pas 2.0”, “Stairway To Seventh” (2004), “Romantic Lies And Bleeding” (2008), serta beberapa single yang menjadi hits secara nasional seperti “Kesepian Kita” hingga “Jengah”. Pas Band juga mengantongi banyak penghargaan dan manggung di luar negeri. Bahkan Pas Band pernah membuat Dave Grohl dari Foo Fighter tertegun dan mengatakan band Bandung ini keren.

Sandy PAS Band Ungkap Kronologi Meninggalnya Trisno

Sandy mengatakan, dua pekan lalu dirinya bersama personel PAS Band mendapat kabar Trisno mengalami sakit di bagian kepala dan mengeluhkan pusing. Namun saat itu, Trisno menolak memeriksakan kondisi kesehatannya ke rumah sakit.

"Teman-teman PAS Band dapat kabar Trisno di kosannya sakit, kepalanya pusing. Seperti biasa dia nggak mau periksa kesehatan," ujar Sandy di kawasan Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026) dilansir TribunSeleb.com.

"Sudah beberapa bulan ini almarhum memang sudah nggak fresh lagi. Minum obat terus, ada indikasi gangguan liver juga. Kakinya sudah mulai bengkak. Dua minggu yang lalu kita bawa ke rumah sakit, akhirnya diketahui gagal ginjal. Sudah tinggal lima persen," ungkap Sandy.

Selain gagal ginjal, dokter juga menemukan dua sumbatan pembuluh darah di kepala yang berisiko memicu stroke apabila tidak segera ditangani. Trisno kemudian menjalani operasi di bagian kepala.

Meski operasi berjalan lancar, ia mengalami kejang sebagai efek pascaoperasi hingga kondisinya terus naik turun sebelum akhirnya meninggal dunia. Demikianlah profil Trisno PAS Band, bassist legendaris yang dikabarkan meninggal dunia karena penyakit gagal ginjal. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lazy Hairscaping Kian Digemari, Jadi Kunci Rambut Tetap Fresh Tanpa Ribet!
• 21 jam laluherstory.co.id
thumb
BI Bangun Ekosistem Desa Wisata dengan Integrasi Kopi, Madu, dan Pokdarwis di Simalungun
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Innalillahi, Terungkap Penyebab Trisno PAS Band Meninggal Dunia, Sahabat Beberkan Riwayat Penyakit yang Diderita
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Final Wali Kota Kediri Cup 2026: Ngampel dan Jamsaren Sabet Gelar Juara Voli Putra-Putri
• 10 jam laluberitajatim.com
thumb
Latar Belakang Pendidikan Sarwendah Disorot Psikolog, Dinilai Tak Nyambung saat Kasih Jawaban di Podcast Denny Sumargo
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.