VIVA – Petenis asal Selandia Baru, Isaac Becroft, sukses menutup penampilannya dengan manis di Amman Men's World Tennis Championship 2026 Seri Kedua. Becroft keluar sebagai juara nomor tunggal putra M-15 setelah mengalahkan wakil Australia, Sam Ryan Ziegann, dalam partai final yang berlangsung sengit di Nusa Dua, Bali, Minggu, 2 Agustus 2026.
Becroft dipaksa bekerja keras selama 2 jam 45 menit sebelum memastikan kemenangan. Ia akhirnya menundukkan Ziegann lewat pertarungan tiga set dengan skor 7-6 (4), 6-7 (4), dan 6-1.
Gelar tersebut menjadi pelipur lara bagi Becroft setelah sehari sebelumnya gagal menjadi juara nomor ganda putra. Berpasangan dengan petenis Jepang, Daisuke Sumizawa, ia harus puas finis sebagai runner-up.
Sejak awal pertandingan, kedua petenis tampil agresif dan saling menekan. Set pertama berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui tie-break yang berhasil dimenangkan Becroft.
Tak ingin menyerah begitu saja, Ziegann membalas pada set kedua. Petenis Australia itu juga memaksa pertandingan kembali berakhir lewat tie-break dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan pun berlanjut ke set penentuan. Di momen inilah Becroft menunjukkan kualitasnya. Permainan agresif dengan pukulan topspin yang konsisten ke area baseline membuat Ziegann kehilangan ritme permainan.
Berbagai kesalahan sendiri yang dilakukan petenis peringkat 918 ATP itu dimanfaatkan dengan baik oleh Becroft hingga akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 6-1 pada set ketiga.
Usai pertandingan, Becroft mengaku sudah cukup mengenal karakter permainan lawannya karena keduanya sering bertemu dalam berbagai turnamen maupun sesi latihan.
"Motivasi, kerja keras, dan tetap fokus dari satu poin ke poin berikutnya menjadi kunci kemenangan saya di final ini," ujar Becroft.
Atas keberhasilannya menjadi juara, Becroft membawa pulang hadiah uang sebesar US$2.160 serta tambahan 18 poin ATP. Penghargaan diserahkan langsung oleh Area Business Banking Transaction and Consumer Team Leader, Heru Gunawan.
Sementara itu, Sam Ryan Ziegann yang finis sebagai runner-up memperoleh hadiah US$1.272 dan tambahan delapan poin ATP. Trofi runner-up diserahkan oleh CEO Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri.
Turnamen Director: Lani Sardadi





