Bantah Laporan Jurnalis Israel, Iran: Tidak Ada Kesepakatan Buka Kembali Selat Hormuz

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran menilai laporan media-media yang menyebut telah tercapai kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai berita palsu. Teheran menegaskan tidak ada perubahan kebijakan terkait jalur laut strategis di Teluk Persia itu.

Beberapa media mengutip jurnalis Israel, Barak Ravid, mengeklaim bahwa Iran telah menerima proposal di mana kapal-kapal akan masuk ke Teluk Persia melalui perairan Iran dan keluar melalui wilayah Oman. Fars News, mengutip seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi nuklir Iran membantah klaim itu dengan mengatakan, "Republika Islam Iran tidak mencapai kesepakatan apapun untuk membuka kembali Selat Hormuz, dan laporan-laporan terkait itu adalah palsu."

Baca Juga
  • Membaca Eskalasi AS-Iran di Selat Hormuz, Apa Dampaknya untuk RI?
  • Lewat Konferensi, AS dan Inggris akan Galang Dukungan Internasional Amankan Selat Hormuz
  • IMO Tolak Usulan AS dan Iran Kenakan Tarif bagi Kapal di Selat Hormuz

Menurut laporan Fars News, seorang pejabat militer Iran juga membantah klaim Barak Ravid. "Selama aksi permusuhan dan kejahatan oleh Amerika Serikat berlanjut, Selat Hormuz akan tetap ditutup," kata sumber militer itu.

"Lalu lintas hanya akan dimungkinkan melalui rute yang ditetapkan, di dalam koordinasi dengan Angkatan Laut IRGC dan setelah mendapatkan izin transit di Selat Hormuz. Sebaliknya, rute lain tidak aman, dan kapal-kapal yang menggunakannya tentunya akan mengalami insiden."

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sumber militer itu juga menegaskan bahwa laporan yang mengeklaim Iran telah menyetujui rencana pembukaan Selat Hormuz adalah 'tanpa dasar' dan tidak ada keputusan atau perubahan kebijakan yang telah dibuat terkait Selat Hormuz.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
23 Tahun JSIT Indonesia, Sukro Muhab dan Dewan Pendiri Soroti Jejak Dakwah Pendidikan
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Bom Guncang Restoran Mewah di Malam Minggu, Korban Berjatuhan
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang
• 9 jam laludetik.com
thumb
Viral Video Wanita Tertabrak Kereta di Kembangan Jakbar, Diduga Gegara Pakai Headset
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Kebiasaan Tidur Larut Malam Bisa Tingkatkan Risiko Munculnya Jerawat
• 15 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.