HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Sulawesi Selatan. Hal ini disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan Dies Natalis ke-65 Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Andi Sudirman memaparkan sejumlah langkah pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sulsel, termasuk program Multiyears Project (MYP) tahun 2025-2027 yang menargetkan peletakan batu pertama di sekitar 120 titik. Menurutnya, pembangunan diarahkan agar memberikan dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah Sulsel.
“Kemarin saya ke Malino, kita sudah groundbreaking rumah sakit regional. Ke Toraja juga untuk pelaksanaan peletakan batu pertama pekerjaan jalan dan irigasi. Waktu ke Palopo, kami juga sudah peresmian lapangan olahraga,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemprov Sulsel akan terus mendorong pembangunan yang merata di seluruh wilayah. “Kita berprinsip, di mana kami singgah dan duduk, di situ ada hasil dari pembangunan yang telah kita lakukan,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Sulsel juga memperkuat konektivitas antarwilayah melalui subsidi penerbangan ke beberapa daerah seperti Selayar, Luwu, Bone, dan Luwu Utara. “Kita subsidi penerbangan ke Selayar, Luwu, Bone dan Luwu Utara. anggaran kita gelontorkan untuk kepentingan masyarakat,” bebernya.
Andi Sudirman menegaskan bahwa pembangunan membutuhkan optimisme dan keberanian untuk terus bergerak, meski menghadapi berbagai tantangan fiskal. “Pembangunan ini kita butuh optimisme dari semua pihak,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, khususnya UNM, sebagai tempat strategis dalam mencetak generasi yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu memberikan kontribusi bagi bangsa. “Inilah tempat untuk mencetak dapurnya orang-orang cerdas,” katanya saat berpidato di hadapan civitas akademika UNM.
Ia berharap UNM ke depan dapat memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulsel tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga melalui kontribusi akademisi dalam mendukung jalannya pemerintahan. “Semoga kampus ini kita dorong kerja sama yang lebih kuat, dari segi kependidikan dan mengajak akademisi UNM membantu jalannya pemerintahan di provinsi,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Andi Sudirman mengajak UNM untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat budaya literasi di tengah tantangan perkembangan zaman. Menurutnya, budaya literasi sangat penting dalam mempersiapkan SDM unggul yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Harapannya UNM memperkuat budaya literasi agar mempersiapkan SDM unggul,” pungkasnya. (*/)





