Visa Baru Terbit 20 Menit Setelah Pesawat Terbang, 95 Jamaah Umrah Kuningan Gagal ke Tanah Suci

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Sebanyak 95 jamaah umroh asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terpaksa tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci akibat terkendala visa. Padahal, mereka sudah sempat menunggu di Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, pun langsung merespon kejadian yang menimpa warganya tersebut. Melalui sambungan video call, ia berdialog langsung dengan perwakilan keluarga jamaah, pihak biro travel, serta kepala Kantor Haji dan Umrah untuk memperoleh informasi sekaligus memastikan hak-hak para jamaah dipenuhi pihak penyelenggara perjalanan umrah, Ahad (2/8/2026).

Baca Juga
  • DPR Tegaskan UU Haji dan Umrah tak Kriminalisasi Jamaah Umrah Mandiri
  • Arab Saudi Luncurkan Visa Khusus, Jamaah Umrah Bisa Berkali-kali Masuk Saudi
  • Kemenhaj Saudi Imbau Jamaah Gunakan Panduan Umrah dan Ziarah
Berdasarkan keterangan pihak penyelenggara travel, 124 jamaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 29 jamaah yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia berhasil diberangkatkan sesuai jadwal karena visa mereka telah terbit lebih dahulu.

Sementara itu, 95 jamaah yang dijadwalkan berangkat menggunakan maskapai Saudia Airlines pada Jumat (31/7/2026) pukul 21.40 WIB mengalami penundaan. Hal itu akibat gangguan teknis pada sistem penerbitan visa di Arab Saudi. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Visa para jamaah itu baru terbit sekitar pukul 22.00 WIB. Sedangkan pesawat sudah terlanjur terbang karena maskapai tidak dapat menunda penerbangan.

Akibat kondisi tersebut, sebagian jamaah memilih kembali sementara ke Kabupaten Kuningan. Sedangkan sebagian lainnya tetap berada di Jakarta sambil menunggu kepastian jadwal keberangkatan.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Tuding Ruben Onsu Selingkuh Lebih dari Sekali di Tahun 2017, Sebut Jadi Pemicu Kandasnya Rumah Tangga
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Hamas-PIJ tekankan perlunya penarikan pasukan Israel dari Gaza
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Habiskan Anggaran Rp3,1 Triliun, Pembangunan Gedung MK dan KY di IKN Ditargetkan Rampung Akhir 2027
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Leadership 198 Gelar WOW Day di Makassar, 58 Anak Kampung Savana Diajak Berani Bermimpi
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Legislator minta IPSI Banyuwangi komitmen jaga kondusivitas
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.